alexametrics

Laode Ngeluh KPK Kekurangan Jaksa, Sudah Minta Belum Dikasih

26 Februari 2019, 14:42:12 WIB

JawaPos.com – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengaku lembaganya sedang kekurangan jaksa. Itu menjadi salah satu penyebab terhambatnya penuntasan kasus-kasus.

“Jadi harus antre (perkara masuk ke persidangan). Jaksa saja sekarang agak kurang,” ucap Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Senin (25/2).

Syarif pun mengaku, pihaknya sudah meminta pada Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengirimkan tambahan jaksa. Menurutnya,  personel di KPK dalam penanganan kasus memang sejauh ini didominasi dari aparat penegak hukum lainnya yaitu polisi dan jaksa.

Kendala yang diungkapkan Syarif, soal kurangnya jaksa di KPK itu terkait tentang perkara yang menjerat Emirsyah Satar yang cenderung agak lambat penangannya. Personel yang kurang itu disebut Syarif membuat perkara-perkara di KPK harus antre.

“Kasus Emirsyah ya hanya untuk menyelesaikan administrasi di kantor saja. Jadi semua yang kebutuhan untuk pelimpahannya akan disegerakan,” tandasnya.

Namun, Syarif tak menjelaskan detail berapa jumlah jaksa yang dibutuhkan KPK. Dia juga tak menyebut berapa jaksa yang sudah diminta dari Kejagung.

Diketahui, terkait kasus Emirsyah, dugaan suap yang menjeratnya ini sudah ditangani KPK sejak 2017. Dia diduga menerima suap dari Soetikno Soedarjo, yang disebut sebagai beneficial owner Connaught International Pte Ltd. 

Soetikno diduga memberi suap kepada Emirsyah terkait pengadaan pesawat Airbus SAS dan mesin pesawat Rolls-Royce untuk PT Garuda Indonesia. Total duit suap yang diduga diberikan Soetikno kepada Emirsyah sebesar 1,2 juta euro dan USD 180 ribu atau setara Rp 20 miliar. 

Emirsyah juga diduga menerima suap dalam bentuk barang senilai USD 2 juta yang tersebar di Indonesia dan Singapura. Selain soal pengadaan mesin dan pesawat Garuda, KPK kini juga mendalami soal pemeliharaan pesawat juga. 

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Intan Piliang


Close Ads
Laode Ngeluh KPK Kekurangan Jaksa, Sudah Minta Belum Dikasih