alexametrics

KPAI Gandeng Polri Lacak Video Pelibatan Siswa SD Berpolitik

26 Februari 2019, 17:48:31 WIB

JawaPos.com – ‎Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima video yang diduga siswa Sekolah Dasar dengan durasi 0.29 detik yang menyanyikan dan mengacungkan jari mendukung capres tertentu.

Belum diketahui dimana lokasi dan siapa yang mengambil video tersebut. Sehingga video tersebut viral. Oleh sebab itu KPAI sedang melakukan kajian terhadap video tersebut termasuk berkoordinasi dengan tim cyber Polri untuk melacak lokasi pembuatan video tersebut.

Komisioner KPAI, Jasra Putra sangat menyayangkan masih terjadinya pelibatan penyalahgunaan anak dalam politik. Padahal UU 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Pasal 15 menegaskan bahwa anak memiliki hak perlindungan dari penyalahgunaan dalam kegiatan politik.

“Misalnya mengajak anak untuk mendukung salah satu paslon capres sebagaimana video yang beredar adalah upaya mengabaikan hak-hak perlindungan anak, terutama kepentingan terbaik anak agak tidak menjadi sasaran bully dan bentuk-bentuk perdebatan pro dan kontra oleh pendukung yang berbeda,” ujar Jasra dalam keterangan tertulis diterima JawaPos.com, Selasa (26/2).

Hasil kajian terkait video tersebut, KPAI akan panggil pihak sekolah yang bersangkutan untuk diminta klarifikasi, kenapa sekolah tidak bisa menjaga agar kampanye steril dari sekolah.

“Selanjutnya hasil kajian dan klarifikasi tersebut akan kita sampaikan ke Bawaslu untuk mengambil langkah-langkah sesuai dengan kewenangan yang diamantkan dalam UU Pemilu,” katanya.

Dalam pantauan dan pengawasan yang dilakukan oleh KPAI sepanjang 2019, kasus pelibatan anak dalam politik trendnya meningkat. Ada sekitar 18 aduan yang masuk, lima kasus pelibatan anak dalam politik oleh jaringan timses atau timses Capres dan Cawapres, 13 kasus pelibatan penyalahgunaan oleh partai politik nasional dengan berbagai bentuk pelibatan, mulai membawa bendera partai, memakai atribut partai, sampai memasang bendera partai politik.

KPAI meminta timses nomor urut 01 dan 02, caleg termasuk keluarga untuk menstop pelibatan penyalahgunaan anak dalam politik termasuk upaya-upaya pencegahan.

Sebelumnya, video siswa sekolah dasar (SD) menyanyikan lagu ‘Pilih Prabowo-Sandi’ beredar ke publik dan menjadi viral. Dalam video yang viral itu, terlihat sejumlah siswa SD berseragam dan menyanyi ‘Ayo kita pilih Prabowo-Sandi’.

Editor : Kuswandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Copy Editor :

KPAI Gandeng Polri Lacak Video Pelibatan Siswa SD Berpolitik