alexametrics

Banyak Black Campaign, Kubu Prabowo Sebut Ini Penyebabnya

26 Januari 2019, 11:34:05 WIB

JawaPos.com – Masifnya penyebaran tabloid Indonesia Barokah dianggap sebagai kampanye hitam yang menyudutkan salah satu pasangan calon. Kubu Prabowo-Sandi mengatakan telah melakukan kajian atas maraknya black campaign.

Anggota Bidang Hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Habiburokhman menilai kampanye hitam terjadi karena lemahnya penegakkan hukum. Mengingat sejumlah laporan yang dibuat prosesnya tidak berjalan dengan tegas.

“Kampanye hitam kita menghadapi masalah soal penegakan hukum bukan hanya Indonesia Barokah saja yang 2019 mengemuka,” ujar Habiburokhman dalam diskusi bertema ‘Hantu Kampanye Hitam’ di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1).

Habiburokhman mencontohkan, dalam beberapa bulan ke belakang, setidaknya kubu Prabowo-Sandi sudah membuat 20 laporan ke Bareskrim Polri terkait kampanye hitam, fitnah, pencemaran nama baik dan kabar bohong. Sampai saat ini tidak ada satupun yang ditetapkan tersangka dari laporan itu. Ditambah laporan ke Bawaslu dan Dewan Pers pun bernasib sama.

“Di satu sisi, gampang ada yang ngetik (di media sosial, Red) di laporkan, tapi kalau kita lapor ada skandal Sandiaga itu sudah masuk di bulan September, sudah masuk bulan keempat di Bareskrim,” imbuhnya.

Dalam situasi ini, lanjut politikus partai Gerindra itu, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya berharap laporan tersebut bisa diproses sebagai mestinya oleh penegak hukum, mengingat bukti-bukti sudah banyak diserahkan.

Jika hal seperti itu terus dibiarkan, maka kampanye hitam diprediksi bisa semakin masif penyebarannya. Efeknya tentu akan merusak demokrasi Indonesia.

“Di luar kekuasaan kami hanya bisa melapor dan menunggu di proses. Kalau hal tersebut bisa berlarut dan pelaku tidak tertanggkap, tidak heran kalau sekarang muncul terang-terangan Indonesia Barokah,” pungkasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Sabik Aji Taufan

Banyak Black Campaign, Kubu Prabowo Sebut Ini Penyebabnya