JawaPos Radar

Hasil Survei LSI

Pemilih Muslim Banyak Pilih Jokowi-KH Ma'ruf, Ini Alasannya

25/08/2018, 17:46 WIB | Editor: Imam Solehudin
Jokowi KH Ma'ruf Amin
Capres-Cawapres kubu petahana, Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin saat mendaftar ke KPU. Hasil survei LSI menyebut pasangan ini meraup suara besar dari sisi pemilih muslim. (Issak Ramadan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyatakan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih unggul di kalangan pemilih muslim, dibanding Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal ini diketahui dari hasil temuan survei yang dilakukan LSI. Sigi digelar pada 12 Agustus hingga 19 Agustus 2018, pasca KPU menutup pendaftaran bagi capres dan cawapres pada 10 Agustus lalu.

Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar mengatakan, pasangan Jokowi dan Ma'ruf Amin masih melesat diantara pemilih muslim yang dibagi dalam beberapa kategori. Adapun kategori-kategori itu antara lain masyarakat muslim yang berasosiasi dengan organisasi masyarakat (Ormas), kategori pandangan agama dan politik, kategori tipe negara ideal, kategori frekuensi praktik ibadah, dan kategori panutan.

"Untuk kategori ormas, pasangan Jokowi dan Ma'ruf unggul di segmen NU, Muhammadiyah, dan beberapa ormas lainnya, sementara lawannya Prabowo-Sandi hanya unggul di kalangan PA 212," ujar Rully di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur.

Sementara untuk segemen lainnya, mengenai pandangan politik, tipe negara ideal, terkait praktik ibadah dan panutan tokoh, secara mayoritas Jokowi dan Ma'ruf unggul melampaui Prabowo-Sandi.

Rully menyebut, keunggulan Jokowi di masyarakat yang berafiliasi dengan ormas Nahdlatul Ulama bisa meraup suara besar.

Dari hasil temuan, LSI Denny JA menemukan masyarakat yang berafiliasi dengan NU sebanyak 41.3 persen, Muhammadiyah 6.3 persen serta PA 212 sebantak 3.6 persen.

"Sisanya ormas islam lainnya sebanyak 1.4 persen dan yang merasa tidak bagian dari ormas islam manapun 27.0 persen," sebut Rully.

Untuk segmen NU sendiri kata Rully nama Jokowi-Ma'ruf Amin langsung melesat unggul dengan perolehan suara sebesar 54.7 persen sementara Prabowo-Sandiaga harus puas dengan perolehan 27.0 persen saja.

Sementara di segmen Muhammadiyah Jokowi-Ma'ruf mendapat dukungan sebesar 50 persen dan Prabowo-Sandi harus puas dengan perolehan 35.7 persen.

"Hanya ada satu segmen dimana Prabowo-Sandi ini unggul. Yakni di segmen PA 212 dimana angka yang diperoleh mereka sebesar 61.1 persen. Sedangkan Jokowi-Ma'ruf hanya mendapat suara 27.8 persen.

"Jadi terkait keormasan ini Jokowi dan Ma'ruf Amin sudah unggul, hanya ada satu segmen yang menolak mereka," pungkasnya.

Adapun survei itu dilakukan dengan metode face to face interview dengan cara membagikan kuesioner. Survei ini juga memggunakan metode multistage rabdom sampling dengan 1.200 responden, dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen.

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up