JawaPos Radar

Balas Omongan Jubir Jokowi, Fahri: Jangan Jadi Agennya Novel di Istana

25/08/2017, 14:03 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Balas Omongan Jubir Jokowi, Fahri: Jangan Jadi Agennya Novel di Istana
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah tampak geram dengan Juru Bicara Presiden Johan Budi  Saptopribowo yang mempertanyakan statusnya di parlemen. Legislator asal NTB itu meminta agar mantan juru bicara KPK itu tidak bermanuver dan tidak asal mengeluarkan statemen.

"Jangan bermanuver, jangan bermain opini dan jangan jadi agen KPK, Apalagi jadi agen Novel di istana," kesalnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/8).

Kata Fahri, sebagai juru bicara, Johan Budi harus tertib. Dia hanya boleh berbicara atas izin presiden. "Diam tutup mulut. Dia harus dispilin. Apa yang dikatakan presiden itu yang dia katakan," sebut Fahri.

Berbeda dengan dirinya, Fahri mengatakan sebagai legislator tentu dia bebas untuk berbicara apa saja. Kalau saya bebas! Saya dipilih rakyat, disumpah, ya untuk ngomong," tegasnya.

Untuk itu, Fahri memandang aneh ketika statusnya ditanyakan Johan Budi. "Urusan apa coba Johan Budi mempersoalkan DPR? Siapa dia siapa saya? Kasian kawan ini," tegas Fahri.

Diketahui, Juru Bicara Presiden Johan Budi Saptopribowo belum mendengar ada rencana Panitia Khusus Angket KPK untuk memanggil Presiden Joko Widodo. 

Adapun pemanggilan itu diusulkan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, dia menegaskan bahwa Fahri tidak bisa mewakili pansus karena bukan merupakan pimpinan atau anggotanya. "Pak Fahri itu pansus (angket) bukan?" sebut Johan.

Lebih lanjut dia mengatakan, presiden baru akan bersikap apabila ada rekomendasi resmi yang dikeluarkan oleh pansus KPK. 

Termasuk usul agar Jokowi menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) revisi UU KPK yang sejauh ini baru sebatas wacana.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up