JawaPos Radar

Jokowi Ketemu Ulama 212, PKS: Tetap Waspada, Jangan Mau Dimanfaatkan

25/04/2018, 17:49 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Wakil Sekretaris Jenderal PKS, Mardani Ali Sera
Wakil Sekretaris Jenderal PKS, Mardani Ali Sera mengatakan, sebaiknya Persaudaraan Alumni 212 untuk waspada. Karena bisa saja ada keinginan dari Jokowi di belakangnya. (JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ternyata melakukan pertemuan diam-diam dengan para ulama dari Persaudaraan Alumni (PA) 212 di Bogor, Jawa Barat. Lantas bagaimana tanggapan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanggapi agenda tertutup itu.

Wakil Sekretaris Jenderal PKS, Mardani Ali Sera mengatakan, sebaiknya Persaudaraan Alumni 212 untuk waspada. Karena bisa saja ada keinginan dari Jokowi di belakangnya.

"Bagus silaturahim. Tapi tetap waspada, jangan sampai dimanfaatkan," ujar Mardani saat dihubungi, Rabu (25/4).

Wakil Ketua Komisi II DPR ini juga menilai, saat ini ada kepanikan Jokowi di Pilpres 2019 mendatang. Lantaran elektabilitasnya masih belum naik di angka 60 persen. Sehingga petahana merasa perlu untuk bertemu dengan para ulama yang ada di Persaudaraan Alumni 212.

"Jadi bisa ditafsirkan demikian (kepanikan Jokowi)," katanya.

Anak buah Sohibul Iman ini juga berharap, pertemuan dengan para ulama di Persaudaraan Alumni 212 ‎juga harus menghasilkan suatu program besar untuk umat Islam. Termasuk persoalan perbankan syariah.

Diketahui, sebelumnya Presiden Jokowi mengatakan, pertemuannya dengan ulama dari Persaudaraan Alumni 212 di Bogor pada pekan lalu adalah hal yang biasa. Sebelum pertemuan itu, Jokowi mengaku sering mengadakan pertemuan dengan ulama dari mana pun.

Jokowi berujar pertemuan-pertemuan itu semata-mata untuk menjalin silaturahmi antara pemerintah dan ulama.‎ Ia berharap adanya pertemuan antara pemerintah dan ulama itu bisa menyelesaikan banyak masalah yang ada di tengah umat. 

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up