alexametrics
Pilpres 2019

17 April, Jokowi Ajak Pendukungnya Pakai Baju Putih saat Datang ke TPS

25 Maret 2019, 23:34:23 WIB

JawaPos.com – Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo mengunjungi sejumlah daerah di Jawa Timur pada hari kedua kampanye terbuka, Senin (25/3). Besarnya basis suara Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur menjadi salah satu alasan dirinya mengunjungi daerah tersebut.

 “Ya salah satunya karena itu (untuk menjaring pemilih NU), tetapi kita juga ingin menyapa daerah-daerah yang belum kita kunjungi. Banyuwangi daerah yang belum kita kunjungi,” kata Jokowi di Taman Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin.

Namun, Jokowi enggan mengungkapkan secara tegas berapa target suara yang ingin ia raih di Jawa Timur. Mantan Wali Kota Solo itu hanya berharap perolehan suaranya di pemilu kali ini bisa melebihi ketimbang perolehan di pemilu sebelumnya.

“Pokoknya Yang paling penting di atas yang dulu. Tadi pak Azwar Anas (Bupati Banyuwangi) menyampaikan ke saya, mungkin 65 pak, bukan saya lho,” ujar Jokowi.

Jokowi juga mengungkapkan, kedatangannya ke Banyuwangi adalah dalam rangka untuk memberikan semangat kepada masyarakat agar pada 17 April 2019 mendatang semua masyarakat datang berbondong-bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), untuk menggunakan hak pilihnya.

“Tidak ada yang golput di mana pun, di provinsi mana pun, di kabupaten mana pun, di kota mana pun. Kita ajak masyarakat berbondong-berbondong ke TPS,” ungkapnya. 

Ia juga mengajak pendukungnya untuk mengenakan baju putih pada saat ke TPS nanti. Sebab katanya, yang akan mereka coblos nanti yang memakai baju putih.  “Karena putih adalah kita,” ucapnya.

Setelah dari Banyuwangi, Jokowi kemudian berkampanye di Malang. Ia menyudahi kampanye terbuka Pilpres 2019 di Jawa Timur di kota apel itu.

Kampanye di GOR Ken Arok Malang itu juga dihadiri Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Erick Thohir, Wakil Ketua TKN, Rosan Roeslani, Sekjen TKN, Hastyo Kristianto, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Sebelum menginjak Kota Apel ini, Jokowi juga berkampanye di Banyuwangi dan Jember 

Dalam kampanye di Malang, Jokowi juga mengulang pesan-pesan agar aset keragaman yang menjadi kekuatan Indonesia tidak mudah dipecah karena urusan demokrasi. Apalagi perpecahan itu dimulai dari berita bohong, fitnah, serta hoaks.

“Sudah 4,5 tahun saya diam, difitnah, dituduh, dihina, dicaci-maki, apa kita harus diam terus? Jika ada kabar tidak benar, segera luruskan. Kriminalisasi ulama, anti ulama, anti Islam, itu bohong semua. Padahal saya keluar masuk pesantren dengan ulama. Kita harus lawan berita bohong itu,” tegas Jokowi.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Khafidul Ulum

Copy Editor :

17 April, Jokowi Ajak Pendukungnya Pakai Baju Putih saat Datang ke TPS