alexametrics

Mendagri Imbau Kepala Daerah Lakukan Terobosan Guna Percepat Vaksinasi

24 Desember 2021, 18:36:18 WIB

“Setelah itu kepala banjarnya aktif memanggil masyarakat, siapa yang belum divaksin, dia diundang ke sana. Di sana kecepatan vaksin sangat cepat sekali. Itu juga tidak ada pengumpulan massa, sehingga tidak ada penularan juga,” urainya.

Sementara itu, kata Tito, Jakarta menggunakan basis pemerintahan Rukun Warga (RW). Jadi setiap RW, begitu vaksin datang dibagi sekaligus dengan sarana prasarananya.

“Kecepatannya lebih tinggi lagi daripada Bali karena berbasis RW. Mobilisasinya lebih mudah karena ada tokoh-tokoh masyarakat di RW,” ungkap Tito.

Selanjutnya, ia menjelaskan pula, ada daerah yang berbasis pusat vaksinasi seperti di GOR. Dengan dipusatkan di gedung tertentu, warga yang diundang ke sana. Namun demikian, terdapat problem apabila dilakukan secara terpusat seperti itu. Sebab apabila terjadi kerumunan akan ada potensi penularan.

“Orang tua susah untuk dibawa ke sana, karena susah jalan, sakit, problem untuk mobilisasi orang untuk ke situ. Kelebihannya lebih mudah, disentralisir, vaksinatornya ada di situ, ada doorprize,” beber Tito.

Kemudian, lanjut Tito, ada pula daerah yang menggunakan pendekatan secara mobile, misalnya dengan menggunakan kendaraan, lab truck, pulau dengan berbasis kapal. Dengan menggunakan kendaraan, mereka bergerak dengan vaksinatornya masuk ke kampung mendatangi masyarakat.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini: