alexametrics

Demokrat Larang Kadernya Sikapi Kondisi Politik Terkini

24 Oktober 2019, 16:05:59 WIB

JawaPos.com – Partai Demokrat melarang kadernya memberikan pernyataan politik terkait posisi partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyikapi pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin periode 2019-2024. Hal ini disampaikan menyusul tidak dimasukannya kader Demokrat ke dalam kabinet Jokowi.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan, Demokrat sudah menggelar rapat pleno terbatas pada 23 Oktober 2019 kemarin. Hasilnya, sikap Demokrat lebih lanjut akan disampaikan langsung oleh, Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Diinstruksikan sekali Iagi agar para kader partai tidak mengeluarkan sikap dan pernyataannya sendiri-sendiri,” kata Hinca saat dikonfirmasi, Kamis (24/10).

Selain itu, partai berlambang bintang mercy ini pun melarang kadernya mengomentari penyusunan kabinet Indonesia Maju. Partai Demokrat mengklaim, pihaknya legawa dengan keputusan Presiden Jokowi yang tak memasukkan satu pun kader Demokrat ke dalam kabinetnya. Padahal, dalam beberapa waktu terakhir, Jokowi telah beberapa kali bertemu petinggi Demokrat.

“DPP Partai Demokrat mengucapkan terima kasih atas disiplin dan kepatuhan seluruh kader partai yang tidak memberikan komentar apapun berkaitan dengan penyusunan Kabinet Presiden Jokowi yang baru saja dilaksanakan, apalagi yang sifatnya negatif,” terang Hinca.

Oleh karenanya, Demokrat menghormati keputusan politik Presiden Jokowi untuk tidak menyertakan Partai Demokrat dalam jajaran pemerintahannya. Terlepas dari komunikasi dan ajakan Presiden Jokowi kepada Partai Demokrat Pasca Pemilu 2019 yang lalu.

“Partai Demokrat meyakini bahwa keputusan Presiden Jokowi untuk tidak menyertakan Partai Demokrat memilih niat dan tujuan yang baik,” pungkas Hinca.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads