JawaPos Radar

Demokrat Jatim Dukung Jokowi, Hinca: Keputusan Ada di MTP

24/07/2018, 00:10 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Hinca Panjaitan
Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menegaskan sampai saat ini partainya masih merekam aspirasi di bawah soal siapa nantinya capres dan cawapres yang akan didukung di Pilpres 2019. (JawaPos.com)
Share this

JawaPos‎.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur menyarankan para petingginya di pusat untuk bisa mempertimbangkan mendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 mendatang. Desakan itu muncul karena partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu belum menentukan dukungan kepada capres mana pun.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, yang disampaikan oleh DPD Jatim itu hanya bersifat usulan. Bukan keputusan resmi partai‎. Sebab keputusan arah dukungan Demokrat untuk soal pilpres ada di tingkat majelis tinggi partai (MTP).

"Keputusan tetap ada di majelis tinggi partai," ‎ujar Hinca di Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/7).

Hinca mengatakan, dirinya tidak mempermasalahkan apabila adanya usulan dari kader mengenai arah dukungan Demokrat di Pilpres 2019 mendatang. Sebab memang majelis tinggi partai membuka ruang kepada kader untuk memberikan aspirasinya.

Saat ini usulan DPD Partai Demokrat belumlah terkumpul semua. Dari 34 DPD, hanya 14 yang sudah menyatakan sikapnya terkait Pilpres 2019 mendatang.

"Nanti majelis tinggi kami yang memutuskan dan mengumumkan capres dan cawapres yang diusung," katanya.

Hinca menuturkan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang jelas hanya meminta masukan ke DPD dan juga kader tingkat bawah. Kemudian aspirasi itu dilanjutkan ke atas. Tujuannya supaya partai tidak salah langkah dalam memutuskan capres dan cawapres yang bakal didukung.

"Pertimbangannya banyak. Dari dalam, dari luar, termasuk suara dari bawah. Jadi soal pilpres ini bukan keputusan yang diambil diam-diam," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo mengusulkan agar mempertimbangkan mendukung Jokowi pada Pilpres 2019. Keputusan ini diambil melalui mekanisme pengambilan suara terbanyak dengan hasil 156 untuk Jokowi. Sedangkan 56 suara untuk pendukung Prabowo Subianto.

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up