JawaPos Radar

Bupati Ini Kena OTT, KPK Amankan Pecahan Rp 10 Ribu dan Lembaga Survei

24/05/2018, 00:20 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Bupati Buton Selatan kena OTT
Penyidik KPK saat memamerka barang bukti dari OTT (JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamakan uang senilai ratusan juta rupiah dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, Rabu (23/5). Uniknya, dalam tumpukan itu banyak ditemukan pecahan Rp 10 ribu. 

"Terkait dengan uang yang kita amankan, kita temukan dalam pecahan Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, dan Rp 10 ribu," ungkap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (23/5).

Hingga saat ini, kata Febri, pihaknya masih mendalami lebih lanjut hasil pemeriksaan di Polres setempat untuk mengonfirmasi sejumlah informasi. 

"Tentu sekarang sedang didalami lebih lanjut karena pemeriksaan sedang dilakukan Polres setempat. Untuk melihat dan mengonfirmasi beberapa perbuatan-perbuatan yang sudah kita dapatkan informasinya," jelasnya. 

Febri juga menjelaskan, awalnya tim mendapatkan laporan dari masyarakat. Selanjutnya, satgas melakukan pengecekan setelah terjadinya transaksi.

"Kemudian kita amankan beberapa pihak tersebut. Sejauh ini kita duga, uang tersebut berkaitan dengan proyek-proyek yang ada di sana, di daerah setempat," terangnya.

Rencananya, KPK akan membawa orang yang berhasil diamankan untuk ke Jakarta. "Besok ada 10 orang atau sebagian dulu yang akan dibawa, nanti tergantung hasil pemeriksaan malam ini, akan kita bawa ke Jakarta untuk proses lebih lanjut," pungkasnya. 

Sebelumnya, Tim Satgas Penindakan KPK kembali melakukan OTT terhadap kepala daerah. Kali ini, tim penindakan KPK dikabarkan menangkap Bupati Buton Selatan berinisial AFH. Selain AFH, tim juga berhasil menciduk beberapa pihak lain yang diduga turut terlibat dalam perkara dugaan suap-menyuap.

Perihal adanya kabar penangkapan AFH Ketua KPK Agus Rahardjo telah membenarkannya. "Betul, tunggu konpers (konferensi pers) besok," ujar Agus saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (23/5). 

Hingga saat ini para pihak yang diamankan tengah menjalani proses pemeriksaan dalam waktu 1x24 jam guna ditentukan status hukumnya, sehingga belum diketahui apa motif dan apa saja barang bukti yang diamankan tim dalam operasi senyap tersebut.

Diketahui, sebelumnya KPK mengamankan Rp 400 juta saat melakukan OTT di Buton Selatan dan turut mengamankan sejumlah orang dari unsur bupati, PNS, konsultan lembaga survei, hingga pengusaha swasta.

(ce1/ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up