alexametrics

Pencarian KRI Nanggala-402, Ibas: Semoga Doa-doa Kita Dikabulkan Allah

24 April 2021, 16:20:10 WIB

JawaPos.com – Hilangnya kontak KRI Nanggala-402 membuat masyarakat Indonesia prihatin dan sedih. Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono memberikan doa dan harapan baik dipanjatkan menyertai pencariannya agar kapal selam dan 53 awaknya tersebut bisa ditemukan.

“Kita semua tentu sangat prihatin dengan kejadian KRI Nanggala 402. Harapan saya, sebagaimana juga harapan masyarakat Indonesia, tentu saja berharap agar KRI Nanggala-402 bisa segera ditemukan,” ujar pria yang akrab disapa Ibas dalam keterangannya, Sabtu (24/4).

Sebagai bagian dari keluarga dari anggota TNI, Ibas memahami bahwa latihan tempur bukanlah hal yang asing. TNI memikul banyak tugas negara, dan apa yang dilakukan oleh KRI Nanggala-402 adalah salah satunya.

Pelaksanaan tugas negara ini merupakan salah satu langkah kesiapan melindungi negara yang dilakukan para anggota TNI. Terkait hal tersebut, bagi Ibas, meskipun TNI adalah seorang prajurit negara yang dituntut untuk selalu berjiwa patriotisme, sejatinya seorang prajurit tetaplah permata hati di keluarganya.

“Ada harapan dari keluarga besar tersampir di pundaknya, ada doa dan restu orang tua yang diemban dalam setiap langkahnya, dan ada tanggung jawab akan istri atau suami serta anak yang tersimpan pada bahunya. Apa yang terjadi saat ini tentu membuat keluarga panik dan kalut,” katanya.

Ibas juga mengatakan, di bulan Ramadan yang baik ini, doa-doa tulus akan didengar Allah SWT dan diaminkan oleh para malaikat. Sehingga dia berharap ada keajaiban dari Allah SWT.

Baca Juga: Reformasi ASN, Naik Pangkat Tiap Dua Tahun dan Usia Pensiun Ditambah

Baca Juga: Sudah Disetujui 30 Negara, Sinovac Produksi 2 Miliar Vaksin Covid-19

“Oleh karenanya, mari sejenak kita doakan agar KRI Nanggala-402 bisa segera ditemukan dalam kondisi sebaik-baiknya dan semua prajurit yang bertugas bisa dievakuasi dalam keadaan selamat. Semoga Tuhan Yang Maha Esa mengabulkan doa kita semua, harapan seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Diketahui, Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) menyebut ada 53 personel kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan utara Bali, Rabu (21/4), sekitar pukul 03.00 WIB.

KRI Nanggala-402 diduga tenggelam saat sedang gladi resik untuk latihan penembakan rudal. Namun saat melakukan perjalanan dari Surabaya menuju perairan selat Bali, kapal selam buatan Jerman tersebut hilang kontak dan tidak terdeteksi oleh radar.

Menurut rencana, KRI Nanggala-402 dijadwalkan ikut dalam latihan penembakan rudal di laut Bali, Kamis (22/4).

Kapal yang hilang kontak 90 kilometer di utara perairan Bali, diduga berada di Palung dengan kedalaman 700 meter.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:


Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads