alexametrics

Beredar Video Dokumen Pemilu 2019 Dibakar, Ini Fakta Sebenarnya

24 April 2019, 22:28:50 WIB

JawaPos.com – Dalam beberapa hari terakhir, beredar sebuah video pembakaran dokumen terkait Pemilu 2019. Lokasinya di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Setelah diselidiki, ratusan dokumen yang dibakar tersebut dipastikan bukan dokumen penting. Deputi V Kepala Staf Presiden (KSP), Jaleswari Pramodhawardani mengatakan bahwa dirinya telah mengecek kabar peristiwa itu.

Menurutnya, benda yang dibakar itu bukanlah dokumen pemilu seperti formulir C1 KWK, rekapitulasi perhitungan suara, dan berita acara perhitungan suara tingkat distrik.

“Yang dibakar itu dokumen yang tidak diperlukan lagi agar tidak disalahgunakan,” ujar Jaleswari dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Rabu (24/4).

Jaleswari menambahkan, dokumen-dokumen yang penting sudah diamankan ke kantor KPU Mulia, Puncak Jaya untuk dilakukan rekapitulasi.

Jaleswari menduga unggahan video itu bertujuan untuk mengacaukan dan mendelegitimasi kerja para penyelenggara pemilu.

“Sepertinya mereka ingin membuat isu di Tingginambut tidak aman padahal ini wilayah yang aman dan baik-baik saja selama pemilu” katanya.

Terpisah, Kapolda Papua Benda Irjen Martuani Sormin Siregar kecewa informasi salah tentang video yang tersebar di media sosial itu. Berdasarkan penyelidikan polisi, benda yang dibakar di depan kantor Distrik Tingginambut itu adalah sisa dokumen Pemilu yang sudah tak terpakai.

“Sudah dibuatkan juga Berita Acara pemusnahannya,” ujarnya.

Komisioner KPU, Viryan Aziz juga sudah mendapatkan informasi bahwa yang dibakar itu bukanlah surat suara. Melainkan logisting sisa.

“Informasi yang berkembang dari aparat kemanan ini sisa logistik yang memang harus dibakar,” pungkasnya.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads