alexametrics

Isu Reshuffle, PPP: Hanya Jokowi yang Tahu

24 April 2017, 11:53:34 WIB

JawaPos.com – Isu perombakan kabinet (reshuffle) yang mulai disinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat partai politik (parpol) tersentak, termasuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP Achmad Baidowi, Jokowi menyampaikan hal tersebut secara terbuka mungkin setelah melihat performa para menteri di kabinet kerja.

“Apakah kemudian menjadi sinyal reshuffle? Saya kira itu hanya Jokowi yang tahu dan menjadi hak prerogatif presiden,” ujarnya melalui pesan singkat kepada JawaPos.com, Senin (24/4).

Pria yang akrab disapa Awiek itu mengatakan, target kerja para menteri di kabinet yang bisa menilai adalah presiden sendiri. Karena itu, PPP menyerahkan sepenuhnya persoalan reshuffle kepada Jokowi.

“Sebagai partai koalisi, PPP menyerahkan sepenuhnya urusan evaluasi kabinet kepada presiden karena begitulah yang diatur dalam konstitusi,” pungkas legislator asal Madura itu.

Sebelumnya Jokowi menyinggung reshuffle ketika menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan 5 juta sertifikat yang harus dibagikan kepada masyarakat pada 2017. Target itu meningkat pada tahun-tahun berikutnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, pada 2018 dirinya memberikan target tujuh juta sertifikat yang harus dikeluarkan. Tahun depannya lagi, harus sembilan juta sertifikat khususnya untuk rakyat kecil.

Dia mengatakan bekerja selalu menggunakan target. Menteri pun harus mengikuti target itu. Jika sang menteri tak mampu mencapai target, pergantian atau pergeseran posisi menteri alias reshuffle adalah jawabannya. “Kalau memang tidak selesai, pasti urusannya akan lain. Bisa diganti, bisa digeser, bisa dicopot dan yang lain-lainnya. Ya saya blak-blakan saja. Dengan menteri juga seperti itu,” ujar Jokowi.

Tentang sertifikasi tanah, pemerintahan sebelum Jokowi-Jusuf Kalla hanya mengeluarkan sekitar 400.000 sertifikat setiap tahunnya. Sementara, catatan Jokowi, ada 126 juta bidang tanah di Indonesia yang mesti diberikan sertifikat. Jika tidak diberikan target, kata Jokowi akan lama bisa sertifikasi itu bisa diselesaikan. (dna/JPG)

Editor : Ilham Safutra

Isu Reshuffle, PPP: Hanya Jokowi yang Tahu