alexametrics

Perempuan Boleh Jadi Pemimpin Bangsa Indonesia, Contohnya Sudah Ada

24 Januari 2022, 21:11:40 WIB

JawaPos.com – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Siti Ruhaini Dzuhayatin mengatakan, perempuan Indonesia secara historis terus berkipah di segala bidang.

Hal ini disampaikan dalam Webinar yang diadakan Bamusi PDI Perjuangan (PDIP) dengan judul ‘Martabat dan Perjuangan Perempuan dari Persepektif Agama, Sejarah, dan Budaya’, Senin (24/1). Dalam acara ini turut hadir Ketua DPP PDIP yakni Ahmad Basarah, Eriko Sotarduga, Sri Rahayu, dan Mindo Sianipar.

“Sejarah kita mencatat bagaimana seorang perempuan menegakkan amanat konsitusi, Ibu Megawati berjuang melawan otoritarianisme politik pada masa lalu menuju reformasi demokrasi, beliau juga menjadi Presiden perempuan pertama Indonesia serta inilah yang tercatat beliau mengikis apa yang disebut ideologi ibuisme pada waktu itu, pada saaat itu kencang sekali bahwa politik itu bukan ranahnya perempuan,” kata Siti secara daring.

Bahkan, secara organisasi saja Muhammdiyah di tahun 2010 menetapkan Tarjih yang sudah disetujui oleh seluruh wilayah Indonesia.

“Jadi tahun 2010 disahkan bahwa perempuan boleh menjadi presiden,” ungkap Siti.

Senada, Ulama Nahlatul Ulama (NU) Nyai Badriyah Fayumi mengatakan, dalam perspektif Nadhatul Ulama, sebetulnya kepemimpinan perempuan itu sesuatu yang sudah selesai.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads