alexametrics

Hari Ibu Harus Menjadi Momentum Menjaga Perjuangan Hak-Hak Perempuan

23 Desember 2021, 05:12:42 WIB

JawaPos.com – Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengatakan, Peringatan Hari Ibu Nasional adalah momentum kebangkitan perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak-haknya. Karena sejatinya perempuan bukan sekadar pelengkap dan disubordinasi, serta tidak untuk dikooptasi.

“Setiap perempuan memiliki hak yang sama sebagai manusia. Bahkan gerakan perempuan Indonesia sedari dulu sudah menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kemerdekaan Indonesia,” kata Lestari dalam diskusi virtual yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12 bersama Yayasan Sukma dan Universitas Syiah Kuala Aceh, Rabu (22/12).

Menurut Lestari, peringatan Hari Ibu Nasional setiap 22 Desember itu berbeda dengan Mothers Day yang dirayakan di dunia Barat. Karena pada bulan ke duabelas itu bertepatan dengan digelarnya Kongres Perempuan Indonesia II pada 1930 yang di dalamnya membahas hak-hak perempuan di berbagai bidang.

“Indonesia itu punya sejarah panjang. Karena, sejak zaman kerajaan- kerajaan di Nusantara masa lalu, sudah banyak perempuan mengambil peran sebagai garda terdepan dalam perjuangan,” ujar ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu

Tokoh-tokoh perempuan di masa itu juga terlibat dalam pengelolaan negara, pertahanan, perdagangan dan sejumlah bidang sosial kemasyarakatan. Lalu tibalah pada era reformasi merupakan masa yang kondusif bagi gerakan perempuan Indonesia karena cukup banyak ruang yang dibuka untuk mengangkat berbagai permasalahan yang dihadapi perempuan saat ini.

Meski begitu, Rerie menilai, masih banyak pekerjaan rumah terkait perempuan yang harus segera dituntaskan agar hak-hak perempuan bisa terpenuhi. Salah satunya terkait soal pembahasan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU-TPKS) yang hingga kini masih menghadapi banyak tantangan.

Editor : Dimas Ryandi

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads