alexametrics

Doa Ketum PP Muhammadiyah, Semoga Para Menteri Tidak Haus Popularitas

23 Oktober 2019, 21:35:29 WIB

JawaPos.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir berharap, semua menteri yang ada di Kabinet Jokowi-Ma’ruf diberi kekuatan iman dan taqwa dalam menjalankan tugasnya. Ini tentunya untuk kepentingan rakyat Indonesia.

“Semoga para menteri bisa membuktikan integritas yang tinggi selaku pejabat publik yang menjujung tinggi moralitas yang jujur, amanah, dan menampilkan keteladanan,” ujar Haedar Nashir dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Rabu (23/10).

Menurut Haedar, menteri bukan hanya pejabat negara biasa, mereka akan menjadi tumpuan sekaligus sorotan publik atas integritas ruhani dan etiknya yang luhur. Mereka juga harus membuktikan kepemimpinannya yang berkarakter.

“Jadi bukan hanya sekadar ahli apalagi menjadi tukang teknis. Butuh kematangan mental,” jelasnya.

Lebih lanjut, Haedar berharap, para menteri bisa bekerja dalam koridor konstitusi dan sistem good governance yang tinggi. Ia juga berharap para menteri tidak main tabrak aturan.

“Termasuk harus menjauhi korupsi dan penyalahgunaan wewenang agar lima tahun ke depan tidak ada lagi yang tersangkut perkara hukum dan terjerat KPK,” paparnya.

Selain itu, Haedar meminta para menteri untuk tidak mengejar popularitas atau populisme yang kelihatan menyenangkan di mata publik, tetapi tidak membuahkan langkah nyata bagi kemajuan dan kesuksesan yang menjadi bidang tugasnya.

“Tugas dan tantangan setiap kementerian tengah menghadang di depan yang memerlukan political-will yang kuat,” lanjutnya.

Karena itu, para menteri yang ada saat ini semoga bisa bekerja secara profesional dan penuh pengkhidmatan tinggi bagi bangsa dan negara. Tentunya, harus benar-benar menguasai bidangnya secara optimal.

“Jadi jangan belajar menjadi Menteri karena ditunggu kerjanya oleh rakyat,” ungkapnya.

Ia pun mengharapkan adanya kontrol dari masyarakat luas secara positif dan konstruktif agar para Menteri itu bebar-benar menjalankan tugasnya dengan baik dan dirasakah hasilnya oleh rakyat dan negara.

“Publik jangan meninabobokan para pejabat negara dengan pujian-pujian atau kekaguman-kekaguman yang berlebihan, termasuk bagi menteri-menteri muda karena mereka harus membuktikan benar-benar mampu bekerja dan sukses dalam bidang tugasnya,” pungkasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads