alexametrics

Gara-gara Bikin Hoax, 89 Persen Rakyat Marah Ke Ratna Sarumpaet

23 Oktober 2018, 16:06:46 WIB

JawaPos.com – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil riset terbarunya. Kali ini berkaitan dengan persepsi publik terhadap kasus hoax penganiayaan yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet.

Peneliti LSI, Ikrama Masloman menerangkan bahwa mayoritas dari responden yang terlibat mengaku mendengar informasi hoax penganiayaan Ratna. Angkanya mencapai 57,2 persen.

“57,2 persen publik pernah mendengar hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet. 38, 7 persen tidak pernah dan 41,1 persen lainnya tidak tahu atau tidak menjawab,” terangnya di kantor LSI Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (23/10).

Sementara itu dari keseluruhan responden, 89,5 persen mengaku tidak suka akan hoax ini. 3,7 persen suka serta 6,8 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

“Dari mereka yang pernah mendengar berita hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet, sekitar 89,5 persen menyatakan jengkel, dongkol atau tidak suka,” tegasnya.

Kekesalan rakyat ini tergambar dari mayoritas reponden mendesak agar Ratna Sarumpaet diadili oleh aparat penegak hukum. Aktivis kemanusiaan itu harus diberi hukuman setimpal atas perbuatannya.

“57,9 persen publik ingin agar ada tindakam nyata dari penegak hukum terhadap hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet. 16,0 persen tidak mendesak, dan 26,1 persen tidak tahu atau tidak menjawab,” tukas Ikrama.

Sebagai informasi, survei LSI ini dilakukan dalam rentang 10-19 Oktober 2018. Reponden yang terlibat sebanyak 1.200 orang. Metode survei yang digunakan yaitu multistage random sampling dengan wawancara tatap buka dan kuesioner. Margin of error dalam survei ini 2,8 persen.

Editor : Kuswandi

Reporter : (sat/JPC)


Close Ads
Gara-gara Bikin Hoax, 89 Persen Rakyat Marah Ke Ratna Sarumpaet