alexametrics

MPR Usulkan Amandemen UUD 1945, Surya Paloh: Tanya Dulu ke Masyarakat

23 Agustus 2021, 14:36:20 WIB

JawaPos.com – Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyarankan MPR meminta pendapat masyarakat terkait wacana amandemen terbatas UUD 1945. Pernyaaan paloh ini mengomentari wacana Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang ingin memasukkan Pokok-Pokoh Haluan Negara (PPHN) dalam UUD 1945.

“Jadi, kita bicara sibuk amandemen terbatas misalnya, MPR mengusulkan, ketuanya (Bamsoet) mengusulkan amandemen terbatas. Bagi Nasdem kenapa harus terbatas? Kalau mau terbatas tanya dulu sama masyarakat, apakah mau amandemen,” ujar Paloh dalam pidato kebangsaan secara virtual di YouTube CSIS, Senin (23/8).

Menurut Paloh, masyarakat haruslah dilibatkan dalam hal ini. Sebab mungkin saja masyarakat menganggap tidak perlu MPR melakukan amandemen UUD 1945.

“Perlu enggak ada amandemen terbatas? Jangan-jangan masyarakat bilang enggak cukup terbatas. Kalau memang engak berani ke sana, sebaiknya jangan amandemen. Itu pikiran-pikiran kita,” katanya.

Diketahui, penyusunan PPHN masuk ke dalam UUD 1945 merupakan rekomendasi MPR periode 2014-2019. PPHN sama seperti GBHN yang fungsinya digantikan oleh UU Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan UU Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025.

PPHN disebut akan memuat arah kebijakan strategis yang menjadi arahan bagi penyusunan haluan pembangunan oleh pemerintah dan lembaga-lembaga negara lainnya yang berkesinambungan. Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan bahwa UUD 1945 memerlukan amandemen terbatas untuk menambah kewenangan MPR menetapkan PPHN

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads