alexametrics

APDI: Jangan Halangi Saksi-Pemantau Ikuti Rekapitulasi Pemilu

23 April 2019, 21:55:35 WIB

JawaPos.com – Sejumlah elemen masyarakat terus menyuarakan proses pemilu diselesaikan dengan penuh kejujuran dan transparansi. Termasuk juga netralitas Polri dalam mengawal keamanan pemilu. Aliansi Penggerak Demokrasi Indonesia (APDI) meminta Polri tetap netral dan menjaga transparansi serta kejujuran Pemilu 2019.

Seruan tersebut disampaikan langsung oleh Penasihat APDI Mayjen (Purn) TNI Suprapto. Dia meminta Polri untuk bersikap netral dan profesional dalam mengawal pilpres yang sudah berlangsung 17 April lalu.

Dia menegaskan Polri harus terus menjaga transparansi penghitungan suara. Caranya dengan mempersilakan saksi dari kedua kubu calon presiden, serta pengamat dan pemantau, untuk menyaksikan proses penghitungan suara.

Bukan malah sebaliknya melarang saksi dari salah satu kubu capres dan pemantau yang sudah diakreditasi oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Dalam pilpres kali ini berkembang opini publik, banyaknya oknum aparatur sipil negara atau ASN yang diminta salah satu kubu capres untuk membantu memenangkan jagoannya,” katanya di Jakarta, Selasa (23/4).

Suprapto menuturkan Polri wajib menciptakan iklim yang kodusif. Dia menegaskan menyampaikan kondisi yang berkembang itu, berkaitan dengan banyaknya laporan dari masyarakat. Laporan masuk dari berbagai daerah termasuk di DKI Jakarta.

“Laporan banyak yang menyebutkan saksi dan pemantau proses rekapitulasi penghitungan suara di kecamatan dihalangi pihak Kepolisian. Alasannya menggangu proses rekapitulasi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, APDI adalah salah satu lembaga resmi pemantau pemilu. Dalam pelaksanaanya di lapangan, APDI juga menggandeng sejumlah relawan pemantau pemilu dari luar negeri.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : Hilmi Setiawan