alexametrics

Timses Prabowo Sebut Masih Ada Jutaan DPT Bermasalah

23 Februari 2019, 16:48:18 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemilihan Umum RI (KPU) telah merilis Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP-2). Tercatat total DPTHP-2 sebanyak lebih dari 193 juta pemilih dalam negeri dan luar negeri.

Namun, sampai saat ini, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengaku masih menemukan DPT tumpang dan tidak valid. Angkanya disebut mencapai jutaan.

“Angkanya mencengangkan. Saya nggak akan menyampaikan sekarang karena angkanya melebihi dari sekian juta. Padahal ini sudah mencoba disisir dari beberapa lini,” ujar Wakil Ketua BPN, Priyo Budi Santoso di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2).

Akan tetapi Priyo tidak menyebut jumlahnya secara rinci. Dia mengatakan belum selesai melakukan penulusuran data.

Nantinya, total data bermasalah ini akan diserahkan langsung ke KPU untuk diproses lebih dalam. “Saya khawatir ini akan memberikan kekisruhan jika kemudian tidak ditangani sedari awal,” sambungnya.

Di sisi lain, Sekjen Partai Berkarya itu pun menyesalkan masih adanya potensinya kehilangan hak pilih bagi pemilih yang berpindah TPS. Seharusnya masalah ini bisa diantisipasi sejak awal aturan dibuat.

“Kenapa nggak diantisipasi dari pagi-pagi hari? KPU kan dapur, ahlinya. Sejak dini harusnya dikasih tahu,” pungkas Priyo.

Sebelumnya, KPU menetapkan DPTHP-2. Penetapan dilakukan pada rapat pleno terbuka di Hotel Peninsula Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (15/12).

Komisoner KPU, Viryan Aziz mengatakan, total DPTHP-2 dalam negeri di 34 provinsi berjumlah 190.770.329 pemilih. Sementara itu DPTHP-2 luar negeri tercatat sebanyak 2.058.191 pemilih.

Sehingga total pemilih di pemilu 2019 ini tercatat sebanyak 193.828.520 orang.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads
Timses Prabowo Sebut Masih Ada Jutaan DPT Bermasalah