JawaPos Radar

Survei Ini Sarankan Jokowi Pilih Cak Imin Jadi Cawapres, Alasannya?

23/02/2018, 23:02 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin)
Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) (JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi mengajukan Joko Widodo sebagai figur yang bertarung di pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang.

Namun, saat ini banyak para elite politik maupun tokoh nasional berusaha untuk ‘cari muka’ agar bisa diambil menjadi wakilnya di pilpres 2019. Untuk itu, Founder Alvara Research Center Hasanuddin Ali menyarankan Jokowi untuk memilih cawapres yang berlatar belakang dari tokoh Islam.

Menurut Hasan, cawapres dari kalangan hijau yang akan mendampingi mantan wali kota Solo itu merupakan keputusan yang masuk akal. Apalagi, kata Hasan, Jokowi sering diterpa isu-isu sentimen agama yang terus menggerus elektabilitasnya.

“Selain itu, isu agama juga menjadi preferensi seseorang untuk memilih kandidat tertentu. Pemilih islam itu data populasinya 87 persen, itu pemilih yang luar biasa besar," kata Hasan di Hotel Oria, Jakarta, Jumat (23/2).

Lebih lanjut, Hasan menyodorkan, dari kalangan Islam ada figur tokoh santri yang berlatar belakang Nahdlatul Ulama (NU), yang saat ini menjadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

“Cak Imin memliki elektabilitas tertinggi dan bisa dianggap sebagai tokoh islam paling layak menjadi cawapres dengan perolehan 21,7 persen, disusul kemudian Anies Baswedan 14,9 persen, Jusuf Kalla 9,8 persen," pungkasnya.

Sebagai informasi, survei ini dilaksanakan pada tanggal 17-7 Februari 2018 dengan melakukan wawancara tatap muka kepada 2.203 responden. Metode sampling yang digunakan adalah multi-stage ransom sampling sengan margin of error sebesar 2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up