alexametrics

Jokowi Angkat Stafsus Milenial, PDIP: Ini Melampaui Batas Birokrasi

22 November 2019, 18:47:34 WIB

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan 12 nama Staf Khusus (Stafsus) Presiden dari kalangan milenial. Langkah ini didukung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“kita mengapresiasi itu,” kata Ketua DPP Bidang Ideologi dan Kaderisasi PDIP Djarot Saiful Hidayat di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat, Jumat (22/11).

Djarot juga menuturkan, pemilihan stafsus dari kalangan milenial menurut Djarot, bisa memacu motivasi untuk anak muda lainnya agar terus berkreasi dan sukses.

“Diharapkan anak-anak muda ini bisa termotivasi untuk terus melakukan inovasi,” tambahnya.

Selain itu, Jokowi juga secara langsung sedang mempersiapkan dan mengajari generasi muda untuk menjadi calon pemimpin masa depan. Terlebih, Indonesia akan menghadapi bonus demografi serta pada 2024 mendatang, terjadi proses regenerasi secara total.

“Saya pikir ini melampaui batas-batas birokrasi, karena anak muda sangat kreatif, inovasi dan kreativitas itu melampaui aturan birokrasi yang kaku,” jelasnya.

Djarot pun tak sepakat jika pengangkatan stafsus ini hanya akan menggemukan birokrasi. Sebab, masuknya anak-anak muda ini bisa membuat terobosan-terobosan untuk membawa perubahan yang lebih baik.

“Ini positif bagi kami. Karena kan staf khusus, dia bisa diajak berdiskusi, berdialog dengan Pak Jokowi kapan pun. Sehingga ide-ide mereka yang kreatif itu bisa diterjemahkan dan dilaksanakan dalam rentang kendali birokrasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungmumkan 12 Staf Khusus Pre‎siden berkategori milenial. Namun Jokowi hanya mengumumkannya tujuh nama ke publik sore ini, Kamis (21/11).

“‎Sore hari ini saya ingin kenalkan stafsus presiden yang baru,” ujar Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/11).
Jokowi mengatakan, 12 nama Staf Khusus Presiden Milenial tugasnya adalah mengembangkan inovasi-inovasi di berbagai bidang. Setelah itu, Jokowi mengumumkan nama-nama tersebut.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads