alexametrics

Bamsoet Maju di Munas Golkar, Pangi: Jokowi Sudah Kirim Sinyal

22 November 2019, 21:08:02 WIB

JawaPos.com – Ketua MPR Bambang Soesatyo akhirnya menegaskan siap maju menjadi calon ketua umum Golkar. Mantan ketua DPR yang biasa disapa Bamsoet itu bakal bertarung di Munas yang bakal digelar Desember nanti.

Bamsoet yang mengaku sudah mendapatkan banyak dukungan dari berbagai pihak itu mengatakan, niatnya maju sebagai ketua umum Golkar juga didasari oleh kecintaanya terhadap partai. Termasuk ingin membenahi Golkar. Sebab setiap pemilu suara Golkar selalu menurun jumlah di kursi parlemen.

“Dengan didasari kecintaan saya terhadap Partai Golkar, dengan mengucapkan bismillah, saya Bambang Soesatyo menyatakan siap menjalankan perintah untuk mengikuti konstestasi pemilihan Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024,” ujar pria yang akrab disapa Bamsoet di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (22/11).

Hal senaga juga diungkapkan oleh Pengurus Pusat SOKSI Freddy Latumahina. Menurutnya, kepemimpinan Partai Golkar selama dua tahun terakhir ini, telah banyak keluar dari aturan sistem dan mekanisme organisasi.

Karena itu, Golkar butuh figur baru untuk bisa mengembalikan gerbong Partai Golkar kepada relnya seperti semula dengan mengedepankan prinsip kolektif dalam setiap pengambilan keputusan.

“Dua tahun ini Partai Golkar tidak dikelola sebagaimana mestinya. Tak heran jika kaderisasi di tubuh Partai Golkar menjadi mati. Hal ini semakin menjauhkan Partai Golkar dari marwah partai,”  ujar Freddy.

Untuk itu, dia meminta agar Airlangga fokus membantu presiden dengan menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Jangan sampai para menteri, khususnya yang berada dibidang ekonomi, terpecah konsentrasinya dengan urusan politik.

“Partai Golkar sudah mempercayakan Airlangga Hartarto untuk membantu Presiden Joko Widodo sebagai Menko Perekonomian. Kepercayaan tersebut harus dijaga dengan baik. Karena itu, Airlangga Hartarto sudah sepatutnya fokus menjalankan amanah dari Presiden Joko Widodo,” tegas Freddy.

Sementara itu, analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menilai, Partai Golkar akan lebih berkembang dan maju jika ketua umumnya fokus dan tidak rangkap jabatan di pemerintahan.

“Gokar itu partai besar, mesti diurusi dengan serius dan fokus, agar lebih maju dan berkembang. Buktinya target Golkar dalam Pileg kemarin tak tercapai,” ujar Pangi di Jakarta, Kamis (21/11).

Lagi pula, kata Pangi, Jokowi pada sejak periode pertama kepemimpinannya sudah menegaskan bahwa tidak boleh ada rangkap jabatan dalam kabinetnya.

Pangi pun menduga bahwa ditunjuknya Airlangga sebagai Menko merupakan sinyal bahwa Jokowi tak lagi merestui Airlangga menjadi Ketua Umum Golkar.

“Jangan-jangan Jokowi ingin Airlangga fokus di kabinetnya, apalagi ditunjuk sebagai Menko. Itukan tugasnya berat,” kata Pangi.

Pangi juga menambahkan, Jokowi tidak punya beban politik lagi seperti periode pertama menjadi presiden, karena tidak mungkin diusung lagi ketiga kalinya pada 2024 mendatang.

“Kecuali fokus bekerja dan memenuhi janji-janji politiknya, dan itu butuh pembantu-pembantu yang fokus dan mencurahkan waktunya membantu presiden. Tidak menjadi menteri dan sambil mengurus partai atau sebaliknya,” tambahnya.

Editor : Dimas Ryandi



Close Ads