JawaPos Radar

Soal Gaya dan Busana, Prabowo Benci Kepura-puraan

22/10/2018, 15:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
Soal Gaya dan Busana, Prabowo Benci Kepura-puraan
Gaya Presiden Jokowi menaiki sepeda motor saat memasuki Stadion Gelora Bung Karno pada pembukaan Asian Games 2018, Sabtu (18/8). (CANDRA SATWIKA/JAWA POS)
Share this

JawaPos.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terlihat sering mengenakan busana safari warna cokelat. Ini berbanding terbalik dengan pesaingnya Joko Widodo (Jokowi) yang sering berdandan ala milenial.

Menanggapi hal tersebut, ‎Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, memang capres yang didukungnya itu tidak ingin memaksakan diri tampil ala milenial. Jangankan Prabowo, kata Dahnil, Sandiaga pun berpenampilan apa adanya.

"Ini bedanya Pak Prabowo. Beliau mau tampil otentik. Tidak mau memaksakan diri sok milenial. Bang Sandi juga gayanya otentik tidak begitu dibuat-buat. Karena memang kesehariannya begitu," ujar Dahnil saat dihubungi, Senin (22/10).

Dahnil mengklaim, kaum milenial atau pemilih pemula sudah cerdas dalam melihat kontestan Pilpres ini. Mereka tidak akan suka pada orang yang hanya sok-sok bergaya ala milenial.

"Jadi beliau tidak memaksakan diri. Milenial itu suka dengan yang otentik dan benci dengan kepura-puraan," ungkapnya.

‎Lebih lanjut Dahnil menjelaskan alasan Prabowo Subianto selalu menggunakan safari warna cokelat atau krem.‎ Karena warna cokelat adalah simbol perjuangan. Sebab para pendiri bangsa dalam melawan penjajahan sering memakai seragam berwarna cokelat.

"Beliau senang dengan safari warna cokelat karena bagi beliau itu adalah simbol perjuangan. Karena sejak dulu para founding fathers kita mengenakan pakaian safari warna cokelat kantong empat itu," pungkasnya.

Sebelumnya, pendiri lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio memberikan saran agar Prabowo mengubah gaya kostumnya apabila ingin menyalip Jokowi di Pilpres 2019. Pasalnya, seragam safari yang selama ini dikenakan mantan Danjen Kopassus itu sudah digunakan sejak Pilpres 2014.

Hendri menilai, tampilan yang monoton bisa membuat masyarakat bosan memandangnya. Sehingga apabila dirinya menjadi tim sukses Prabowo, hal pertama yang dilakukannya adalah mengganti gaya busana pria berjuluk 08 itu.

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up