alexametrics

Demokrat: Covid-19 Kian Tak Terkendali, Jokowi Malah Revisi Statuta UI

22 Juli 2021, 11:49:58 WIB

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengubah Statuta Universitas Indonesia (UI). Sehingga Rektor UI Ari Kuncoro bisa rangkap jabatan sebagai Wakil Komisaris Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengingatkan berbahayanya peraturan yang seenaknya saja diubah-ubah hanya demi selera penguasa.

“Ini bahaya. Kalau aturan bisa disesuaikan dengan selera penguasa, akan menjadi negeri apa kita?,” ujar Herzaky kepada wartawan, Kamis (22/7).

Menurut Herzaky, kampus seharusnya menjadi benteng terakhir terkait integritas dan kredibilitas. Tapi hanya krena rangkap jabatan rektornya, kredibilatas UI malah seakan dirusak oleh polemik ini.

“Apakah ini disengaja? Agar masyarakat mencemooh Rektor UI dan institusi UI? Agar tiap peringatan moral, analisis kritis dari UI dan alumninya menjadi tumpul? Karena ternyata pemimpin tertinggi di kampusnya seakan maruk jabatan? Padahal, tiap komisaris dan direksi BUMN, seharusnya diseleksi ketat,” katanya.

Herzaky juga mempertanyakan kenapa saat pandemi Covid-19 yang angkanya selalu mengalami penambahan. Namun pemerintah malah memprioritaskan mengubah Statuta UI.

“Mengapa di saat kegelisahan rakyat memuncak terkait situasi pandemi terkini? Apakah memang perubahan statuta UI ini menjadi prioritas?,” tanyanya.

Baca Juga: Ini Sanksi Pidana Bagi Pelanggar PPKM Darurat

Herzaky bertanya ke pemerintah apakah memang sengaja memantik kontroversi baru di tengah situasi sulit yang dihadapi rakyat ini, sehingga pemerintah dengan sengaja mengubah Statuta UI.

“Apakah pemerintah tak bisa berfokus, ke pandemi saja, sampai sibuk urus Statuta UI? Selamatkan nyawa rakyat, seperti yang selalu disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, itu yang harusnya menjadi prioritas,” pungkasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads