alexametrics

Massa Aksi Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Mall Sarinah

22 Mei 2019, 20:01:01 WIB

JawaPos.com – Massa peserta aksi unjuk rasa penolakan hasil pemilu masih enggan untuk membubarkan diri dari halaman kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta Pusat, Rabu (22/5) malam. Padahal perjanjiannya, pendemo akan membubarkan diri secara perlahan pada pukul 18.00 WIB.

Namun, ketika usai azan Magrib berkumandang, massa justru menolak untuk menarik mundur dari lokasi tempat unjuk rasa yang ada di kawasan perempatan Jalan Sarinah, Jakarta. Mereka tetap berkumpul tak jauh dari halaman Bawaslu. Meski, suara yang berasal dari mobil komando telah menginstruksikan untuk mundur.

“Ayo pulang, waktu kita masih banyak, besok lagi. Tolong jangan ada aksi saling serang,” kata salah satu orang di mobil komando.

Bentrokan pun sempat terjadi. Aksi lempar botol minum dan batu kepada aparat keamanan tak terelakan. Namun, sesaat setelah kisruh mereda, massa justru mengibarkan bendera raksasa di depan mall Sarinah. Tepatnya, di salah satu tempat restoran cepat saji yang saat itu tutup.

Sembari mengibarkan bendera, massa kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya yang ditujukan kepada aparat keamanan. Dari sisi tak jauh bendera itu dikibarkan, sebagian massa juga membakar sebuah ban.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih menolak untuk membubarkan diri dari halaman kantor Bawaslu. Akibat insiden saling lempar, dua orang jurnalis dan satu petugas aparat keamanan diketahui mengalami luka-luka ringan.

Sekadar informasi, saat ini BPN Prabowo-Sandi padahal telah setuju untuk mengugat hasil pemilihan umum ke Mahkamah Konstitusi (MK). Akan tetapi, massa masih terus berdatangan agar penyelenggara pemilu memberikan sanksi kepada paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf.

Berdasarkan informasi dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak Senin (20/5), korban jiwa dari bentrokan aparat dan unjuk rasa mencapai 6 orang. Sedangkan korban luka-luka sekitar 200 orang. Data tersebut merupakan terbaru pukul 09.00 WIB.

Korban meninggal dan luka-luka sendiri tersebar di sejumlah rumah sakit. Antara lain Rumah Sakit Pelni, Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Rumah Sakit Angkatan Laut Mintoharjo.

 

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Igman Ibrahim