alexametrics

Menarik, Koleksi Lukisan di Kantor PDIP Punya Makna Mendalam

22 April 2019, 19:45:47 WIB

JawaPos.com – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto memamerkan koleksi sejumlah lukisan di Kantor DPP PDIP Menteng, Jakarta Pusat. Lukisan-lukisan tersebut merupakan bentuk ekspresi kebudayaan nasional bangsa.

Mula-mula Hasto mengajak awak media melihat ruang kerja Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Pusat. Kantor ini merupakan pusat komando yang menggerakkan 300 ribuan petugas untuk mengumpulkan, serta menginput data C1 dari TPS seluruh Indonesia ke 154.320 komputer.

Hasto mengatakan, Kantor PDIP merupakan tempat mengekspresikan seluruh kebudayaan nusantara. Tidak hanya gamelan, angklung, kulintang, namun juga berbagai koleksi lukisan ternama juga ditampilkan. Kesemuanya dalam semangat mewujudkan Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan.

“Di sini sengaja kami duduk di belakang lukisan Saudara Nasirun yang menggambarkan bahwa politik itu penuh warna dan kebudayaan. Seluruh ekspresi ada di sini,” kata Hasto di DPP PDIP Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4).

Nasirun yang dimaksud Hasto merupakan perupa kelahiran Cilacap, 1 Oktober 1965. Dia pernah menggelar pameran tunggal di Jogjakarta, Solo dan Jakarta. Serta telah berpartisipasi dalam berbagai pameran kelompok di Indonesia, Singapura dan Belanda.

Hasto kemudian menunjuk dua lukisan lain bergambar naga merah dan naga hijau yang dipampang di dinding sebrangnya. Lukisan ini memiliki makna pada zaman pemerintahan yang otoriter, ada operasi naga merah dan naga hijau.

“Jadi seluruh lukisan di kedua gedung DPP PDIP penuh dengan pesan-pesan perjuangan, kemanusiaan, dan pesan politik yang membangun peradaban,” tambahnya.

Lebih  lanjut Hasto menuturkan, lukisan Nasirun ini juga turut dipamerkan saat malam penggalangan dana dukungan bagi Jokowi-Ma’ruf beberapa waktu lalu.

“Kami juga memiliki lukisan Bung Karno karya Trubus, lukisan Garuda Pancasila yang begitu megah karya Srihady; Cut Nyak Dien; lukisan Lee Man Fong; juga aneka tenun nusantara. Ada juga karya Hendra, Widayat dan lain-lain,” imbuhnya.

Hasto menambahkan PDIP memberi apresiasi terhadap perupa dan pegiat budaya. Oleh sebab itulah, banyak lukisan menghiasi dinding-dinding gedung DPP PDIP.

“Politik dan seni tak terpisahkan. PDIP memberi ruang dan apresiasi terhadap para seniman,” ucap anak buah Megawati itu.

Ditambahkan Hasto dengan menampillan berbagai lukisan, patung, kain tenun nusantara, dan alat musik tradisional di kantor DPP PDIP, maka PDIP mengukuhkan Kantor Partai juga sebagai rumah budaya nusantara.

“Sebab berpolitik itu menyentuh rasa, penuh ekspresi kebudayaan, dan mengobarkan rasa cinta kepada tanah air,” pungkasnya.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads