JawaPos Radar

Ide Dahnil 'Dinginkan' Tensi Amien Rais Versus Luhut Panjaitan

22/03/2018, 02:55 WIB | Editor: Imam Solehudin
Luhut Amien Rais
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak angkat bicara atas persoalan yang melibatkan Tokoh Reformasi Amien Rais dan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan.

Dirinya menilai tidak elok jika Luhut menjawab kritik yang disampaikan Amien Rais dengan ancaman. Menurutnya, kritik dari siapapun harus dijawab dengan solusi bukan ancaman.

"Saya melihat Pak Luhut, gagap menerima kritikan. Saya kira jawab saja kritikan-kritikan tersebut dengan kerja, karena itu memang tanggung jawab eksekutif," terang Dahnil saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (21/3).

Terkait kritik yang sering dilontarkan Amien Rais, Dahnil memandang Amien konsisten dengan sikapnya.

Kritik keras selalu dilontarkan mulai dari pemerintahan Presiden Soeharto, B.J. Habibie, Gus Dur, Megawati dan SBY.

"Semua dikritik dengan keras oleh Pak Amien, jadi Pak Luhut ndak perlu baper. Apalagi mengancam. Justru kritik adalah pintu Masuk untuk dialog dan pembuktian," tegasnya.

Bahkan, lanjut Dahnil, jika Luhut perlu dialog terbuka dengan Amien terkait hal ini. Dahnil mengajak Luhut untuk membuktikan kekeliruan pernyataan Amien Rais tersebut.

"Jadi pak Amien juga bisa membeberkan secara terang kritikan beliau, itu cara seorang Demokrat sejati, bukan justru mengancam-ancam," kata Dahnil.

Pemuda Muhammadiyah, tutur Dahnil, akan siap memfasilitasi debat kedua tokoh besar ini. Diharapkan tradisi dialektika dialam demokrasi terus terjaga, bukan tradisi ancam mengancam, intimidasi atau pun fitnah.

"Saya akan hubungi Pak Amien dan Pak Luhut untuk bersedia melakukan dialog terbuka, dan kami akan fasilitasi, semua pihak bisa melihat dialog tersebut. Rencananya di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Insya Allah," pungkasnya.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up