JawaPos Radar | Iklan Jitu

Jokowi-Ma'ruf Difitnah, Beredar Video Ajakan Nyoblos Berbahasa Asing

Minta Aparat Usut Pelakunya

22 Februari 2019, 11:37:08 WIB
Jokowi Maruf Amin
Paslon nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin kembali mendapat fitnah. Kali ini melalui sebuah video berbahasa mandarin. (Dok.JawaPos)
Share this

JawaPos.com - Kampanye hitam menerpa paslon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin. Melalui media sosial dan grup pengolah pesan WhatsApp, beredar video sosialisi mengenai pemilu yang menggunakan bahasa Mandarin.

Ketika dikonfirmasi, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf memastikan jika video tersebut merupakan rekaan orang yang tak bertanggung jawab.

"TKN tidak pernah membuat video itu. Video itu sangat rasis dan bertujuan menghasut masyarakat dan menyudutkan TKN," kata Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding, Jumat (22/2).

Jokowi-Ma'ruf Difitnah, Beredar Video Ajakan Nyoblos Berbahasa Asing
Gambar potongan video yang menyudutkan Jokowi-Maruf. (Ist/JawaPos.com)

Menurut Karding, bila diamati secara teliti ada sejumlah kejanggalan dalam video tersebut.

Pertama adalah aksara yang digunakan adalah aksara Indonesia dan bukan Mandarin. Kedua, beberapa pengucapan menggunakan bahasa Indonesia. Ketiga, penempelan beberapa jargon yang menggunakan bahasa Indonesia.

"Hal-hal itu cukup aneh. Dan kami paham itu untuk mengarahkan opini bahwa video itu berasal dari kami," katanya.

Karena sangat jelas isi video itu tidak benar dan sudah banyak digunakan untuk menebar kebencian, TKN meminta agar pihak berwenang menindaknya. TKN menduga video ini merupakan gerakan kontraintelijen dari kelompok di luar TKN.

"Videonya bertendensi menyerang TKN dan mendiskreditkan paslon nomor urut 01. Kami mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum," tandasnya.

Sekadar informasi, sebuah video berbahasa Mandarin tentang kampanye untuk mencoblos calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin viral di media sosial.

Video berdurasi 44 detik itu menyosialisasikan bahwa pemilih nantinya akan menerima lima surat suara, antara lain memilih caleg DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, DPR, DPD, dan calon presiden serta calon wakil presiden RI.

Saat menunjukkan surat suara capres dan cawapres, video itu lalu menonjolkan gambar Jokowi-Ma'ruf Amin. Gambar tersebut lalu tampak dicoblos tepat di tengah yang bertuliskan angka 01.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : Gunawan Wibisono
Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini