JawaPos Radar

Pilpres 2019

Mardani Sindir IQ Timses Jokowi-Ma'ruf, Ruhut Candai Neno Warisman

21/08/2018, 19:48 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Mardani Ali Sera
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyindir IQ komunal Timses Jokowi-Ma'ruf yang hanya 80, lantara tidak menyetorkan nama Ketua timsesnya pada KPU. (jpnn/jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (KIK) telah resmi didaftarakan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Totalnya ada 150 nama yang masuk dalam daftar itu, mulai dari Wapres Jusuf Kalla hingga ada empat menteri di dalamnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengaku aneh karena dalam tim kampanye nasional tersebut tidak ada ketuanya. 

"Aneh semua lengkap sampai 150 nama. Tapi ketuanya enggak ada," ujar Mardani dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (21/8).

Ruhut Sitompul
Mantan Politikus Demokrat yang kini membela Jokowi menilai apa yang dikatakan Mardani itu hanya pepesan kosong. (Sabik/JawaPos.com)

Menurut Mardani, semua yang ada di dalam tim tersebut memiliki tingkat kecerdasan atau IQ sebesar 120. Namun IQ mereka tidak akan terpakai karena pada akhirnya akan tergantung pada ketua tim pemenangan.

"Padahal bisa jadi IQ personal 120. Tapi bisa jadi IQ komunal cuma 80. Karena semua tergantung pada ketua, ketua dan ketua," katanya.

Selain itu, Wakil Ketua Komisi II DPR ini juga menyinggung peran menteri yang masuk dalam tim pemenangan. Misalnya ada nama yang dijadikan dewan pengarah tim kampanye. Misalnya Puan Maharani (Menteri PMK) dan Pramono Anung (Sekretaris Kabinet).

Dikatakan Mardani, lebih elok dua menteri tersebut fokus pada jabatannya sebagai pembantu kepala negara. Bukan ikut mengurusi Pilpres 2019.

"Akan lebih baik para menteri fokus pada pekerjaanya yang sudah berat," pungkasnya.

Menanggapi itu, mantan politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menilai, Mardani hanya mengeluarkan kritik kosong. "Ya gimana, dia (Mardani) apa aja diomong," ujar Ruhut di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (21/8).

Politikus yang pernah mengaku sebagai 'anjing penjaga' Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tak mau mempersoalkan lebih panjang pernyataan Mardani. Ruhut hanya membalasnya dengan candaan.

"Pengennya ku doakan selalau, (Mardani) mesra terus dengan Neno Warisman," kelakar Ruhut diiringi gelak tawa.

(aim/sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up