JawaPos Radar

Pilpres 2019

Ini Untung Rugi Jika Ahok Jadi Jurkam Pasangan Jokowi-Ma'ruf

21/08/2018, 21:00 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Jokowi dan Ahok
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (jpnn/jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Pengamat politik dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Adjie Alfaraby menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bakal bisa membantu Joko Widodo (Jokowi) untuk mendapatkan pemilih dari kalangan non muslim. Ahok dianggap akan membantu perolehan suara Jokowi dan Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 mendatang.

"Saya pikir iya (menaikan suara Jokowi-Ma'ruf Amin)," ujar Adjie di Kantor LSI, Rawamangun, Jakarta, Selasa (27/8).

Menurut Adjie, nantinya Ahok akan fokus 'mengaet' pemilih dari kalangan non muslim. Sebab elektabilitas Jokowi turun dari segmen non muslim saat memilih Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya.

"Ahok akan meyakinkan pemilih non muslim untuk Jokowi," katanya.

Namun demikian, Jokowi juga perlu melakukan pertimbangan matang apabila memilih Ahok masuk dalam tim pemenangan. Pasalnya ada risiko besar. Misalnya berpotensi ditinggalkan oleh pemilih dari kalangan Islam.

"Jadi kalau tidak hati-hati pemilih muslim akan lari. Jadi strateginya agak silent ya," ungkapnya.

Adjie juga menambahkan, rumor Ahok jadi jurkam tersebut tidak terlalu dianggap oleh partai koalisi. Sebab, apabila diseriusi maka akan bisa menghilangkan pemilih Jokowi dari kalangan muslim di PIlpres 2019 mendatang.

"Artinya mereka sadar masuknya Pak Ahok akan menganggu pemilih Pak Jokowi di segmen pemilih muslim," pungkasnya.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up