alexametrics

Pilih Jabatan Komisaris BUMN, Ngabalin Mundur Jadi Caleg Golkar

21 Juli 2018, 08:36:53 WIB

JawaPos.com – Politikus Partai Golkar Ali Mochtar Ngabalin‎ dipercaya untuk menjabat sebagai Komisaris PT Angkasa Pura I (Persero). Saat dikonfirmasi, Ngabalin menegaskan dirinya ingin fokus kepada jabatan barunya tersebut. Dengan pilihan itu, dirinya memutuskan nonaktif untuk sementara daari segala macam kegiatan Partai Golkar, termasuk mundur dari kepengurusan di partai.

“Kalau komisaris di UU menjelaskan bahwa saya harus berhenti dari kepengusan ‎DPP Golkar,” ujar Ngabalin saat ditemui dalam perhelatan Partai Golkar di Hotel Redtop, Pecenongan, Jakarta, Jumat (20/7) malam.

Mundurnya dari kepengurusan Golkar ini ia lakukan sebagai memberikan pelajaran kepada semua pihak, untuk fokus pada salah satu jabatan yang diembannya.

“Itu dalam rangka memberi pelajaran juga bagi yang lain. Jadi saya sejak awal memilih untuk membantu Presiden Jokowi,” katanya.

Lebih lanjut, Ngabalin menegaskan juga mundur sebagai caleg dari Partai Golkar. Surat pengunduran diri dari caleg itu pun sudah ia kirimkan kepada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.
“Suratnya ini saya kasih ke ketum,” pungkasnya.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Presiden Ali Mochtar Ngabalin ditunjuk sebagai Komisaris PT Angkasa Pura I (Persero). Selain Ali Ngabalin, ada dua nama lain yang menduduki jabatan komisaris baru diantaranya Djoko Sasono dan Tri Budi Satriyo.

Ali Mochtar Ngabalin diangkat menjadi Anggota Dewan Komisaris menggantikan Selby Nugraha Rahman yang telah menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris Angkasa Pura I sejak 25 Oktober 2015. Sementara itu, Anandy Wati yang sebelumnya menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris sejak 7 April 2014, ditetapkan menjadi Komisaris Independen.

Sedangkan Djoko Sasono diangkat menjadi Komisaris Utama perusahaan menggantikan Andi Widjajanto yang sebelumnya diangkat menjadi Komisaris Utama Angkasa Pura I pada 4 April 2017.

Sementara Tri Budi Satriyo diangkat menjadi Anggota Dewan Komisaris menggantikan Boy Syahril Qamar yang telah menjabat sebagai Komisaris Independen Angkasa Pura I sejak 7 April 2014.

Pengangkatan dan pemberhentian komisaris ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku Rapat Umum Pemegang Saham PT Angkasa Pura I (Persero) Nomor SK-210MBU/07/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris serta Penetapan Komisaris Independen PT Angkasa Pura I (Persero) tanggal 19 Juli 2018

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : (gwn/JPC)



Close Ads
Pilih Jabatan Komisaris BUMN, Ngabalin Mundur Jadi Caleg Golkar