alexametrics

Komentar Bijak Jonan Tanggapi Pemilu 2019

21 April 2019, 14:46:41 WIB

JawaPos.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta masyarakat untuk kembali bersatu usai Pemilu Serentak 2019. Ini bertujuan agar memberikan kedamaian dan ketenangan.

“Mengenai pemilu saya kira sudah usai, sekarang kita kembali menjadi satu bangsa, menjadi satu negara. Saling kompak, saling mendukung dan juga saling bantu satu sama lain,” kata Jonan di Gedung Karya Pastora, Katedral, Jakara Pusat, Minggu (21/4).

Jonan menuturkan, penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU, Bawaslu dan DKPP sudah melakukan tugasnya sesuai prosedur. Sehingga jika salah satu pihak tidak terima dengan hasil Pemilu 2019 dat ditempuh melalaui jalur hukum, yakni ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Ada proses hukum yang bisa ditempuh (kalau tidak terima hasilnya), ditunggu sajalah,” tegas Jonan.

Jonan menyebut pemilu hanya proses penerimaan amanah dari rakyat untuk dapat dijalankan secara adil. Baik di tingkat kepala negara hingga legislatif.

Oleh karena itu, Jonan mengimbau para peserta pemilu dan masyarakat untuk tetap tenang menunggu hasil rekapitulasi suara dari KPU pada 22 Mei 2019 mendatang.

“Saya sangat imbau bisa mengikuti prosedur dan aturan, bisa buat komponen msyarakat berdamai dan tidak menimbulkan ketegangan,” tegas Jonan.

Senada, Uskup Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) Inatius Suharyo meminta para peserta pemilu untuk menjaga kedamaian. Jika terdapat kekurangan atau ketidakpuasan hasil dapat menggugat ke MK.

“Kalau nanti ada yang meleset, ada yang menjaga kemanan ada yang melindungi msyarakat dan menjaga damai di negeri ini. Kita tunggu saja tahapan yang sudah,” tegas Suharyo.

Suharyo berharap peserta Pemilu dapat mengikuti aturan hukum yang berlaku. Sehingga publik tak khawatir soal kedamaian Indonesia.

“Ditempuh mekanisme tak usah keluar dari yang disiapkan, supaya negara kita tetap satu, bersatu dan damai. Seperti bahasa kristiani peristiwa yang memajukan kemerdekaan, persatuan, kedaulatan, keadilan dan kemakmuran itu namanya paskah,” pungkasnya.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : Muhammad Ridwan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua