alexametrics

Aktivis Prihatin, Saling Klaim Kemenangan Jadi Bahan Olok-olok Publik

21 April 2019, 15:55:59 WIB

JawaPos.com – Klaim kemenangan yang dilakukan dua kubu paslon mengundang keprihatinan sejumlah masyarakat sipil. Tindakan itu dianggap justru mencoreng wibawa yang dibangun susah-payah.

“Saya kasihan bahkan juga iba. Sebab keliatan sekarang mereka menjadi bahan olok-olok masyarakat. Apa yang dikatakan mereka viral dan dijadikan parodi,” ujar Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti dalam deklarasi bersama di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Minggu (21/4).

Dia menuturkan, para paslon capres dan cawapres pastinya membangun kehormatan wibawa politik dengan sangat lama. Bahkan pengorbanan untuk menghadirkan kecintaan publik dilakukan bertahun-tahun.

“Tapi jangan sekarang jadi olok-olok masyarakat kepada mereka. Situasi yang sekarang ini jadi bahan lelucon, tertawaan, olok-olok di tengah masyarakat,” sebut dia.

Untuk itu, dia meminta para para paslon yang juga elit politik itu menahan diri dan menunggu hasil rekapitulasi resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Jangan sampai menjadi bahan olok-olok. Tunggu hasil pemilu. Sebaiknya tahan diri menyampaikan klaim kemenanganan,” tukas Ray.

Klaim kemenangan dinilai bakal berujung ketidakpercayaan kepada hasil pemilu nantinya. “Apalagi hingga memunculkan pandangan bahwa Demokrasi sedang dibajak,” jelas dia.

Senada, Direktur Exposit Strategic Arif Susant menambahkan bahwa pandangan tersebut akan menegasikan solidaritas yang sejatinya terbentuk jauh sebelum pemilu ini ada.

“Sangat sayang solidaritas digadaikan hanya untuk pemenuhan ambisi kekuasaan. Masyarakat yang semakin dewasa jangan dikerdilkan oleh elit yang kelewat ambisi kekuasaan,” pungkasnya.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : Desynta Nuraini

Alur Cerita Berita

Lihat Semua