alexametrics

Wiranto Samakan Hoaks dengan Terorisme, Fadli Zon Curiga Sedang Mabuk

21 Maret 2019, 23:32:49 WIB

JawaPos.com – Keinginan Menkopolhukam Wiranto yang ingin menerapkan Undang-Undang (UU) Terorisme terhadap penyebar berita bohong alias hoaks menuai tentangan dari Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Pasalnya, usulan itu dianggap kurang tepat.

“Ini pernyataan sangat ngawur. Pernyataan sepeti harusnya mendapat sanksi. Karena tidak boleh seorang pejabat pemerintah apalagi menkopolhukam bicara tidak berdasarkan aturan,” kata Fadli di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (21/3).

Fadli menegaskan, tidak ada hubungan antara terorisme dengan pelaku penyebar hoax. Dia meminta Wiranto untuk segera mencabut pernyataanya tersebut.

“Terorisme itu ada definisinya, apa (arti) itu terorisme. Segera harus dicabut. Saya tak tahu maksud (Wiranto) di belakangnya apa. Apakah dia (Wiranto) memang sedang mabuk atau apa?” tuturnya.

Lagipula, menurut Fadli, penyebaran berita hoax lebih banyak merugikan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Dia mengklaim, hampir setiap hari pasangan calon yang disingkat PAS itu mendapatkan kabar miring.

“Pak Prabowo-Sandi banyak sekali dituduh macam-macam. Sampai dituding ingin menjadikan Indonesia kaya Suriah. Ini kan kejam. Jadi sudah jelas produsen hoaks itu siapa. Lebih banyak orang-orang dekat dengan kekuasaan. Ini seperti maling teriak maling,” pungkasnya.

‎Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto menyikapi serius maraknya penyebaran hoaks. Dia bahkan menyamakannya dengan aksi teror karena dampaknya menimbulkan ketakutan pada rakyat.

Wiranto lantas menyejajarkan penyebar hoaks dengan pelaku terorisme. Dampak hoaks misalnya, bisa membuat warga tidak ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk mencoblos karena ada rasa takut akibat kabar bohong yang tersiar.

Wiranto mencontohkan, ada isu yang menyebarkan bahwa pemilu akan berjalan tidak aman, sehingga orang-orang merasa khawatir dan memilih pergi ke luar negeri. Hal itu berpotensi membuat hak pilih seseorang menjadi tidak tersalurkan. 

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Igman Ibrahim

Wiranto Samakan Hoaks dengan Terorisme, Fadli Zon Curiga Sedang Mabuk