alexametrics
Kasus Jual Beli Jabatan di Kemenag

Dua Tersangka Kelar Diperiksa, Rommy Belum Terlihat di KPK

21 Maret 2019, 17:14:19 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga tersangka. Pemeriksaan terhadap ketiganya terkait kasus dugaan suap jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut, ketiga tersangka itu adalah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur Haris Hasanuddin, Kepala Kantor Kemenag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi, dan mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy.

“Secara pararel di kantor KPK memangil tiga tersangka dalam kasus ini,” ucapnya, Kamis (21/3).

Namun, berdasarkan pantauan JawaPos.com belum tampak kehadiran Rommy di lembaga antikorupsi untuk diperiksa. Awak media yang menanti kehadiran Rommy, hanya melihat Haris dan Muafaq yang sudah rampung diperiksa usai ditahan.

Saat hendak meninggalkan gedung KPK, Jakarta Selatan, sekitar pukul 15.10 WIB, Kamis (21/3), Haris yang mengenakan rompi tahanan berwarna oranye itu tak bicara apa pun saat ditanya soal kasusnya.

Sementara, Muafaq yang juga sudah rampung diperiksa sebelum Haris, melakukan hal yang sama yakni memilih bungkam ketika dicecar pertanyaan oleh awak media.

Terpisah, menanggapi terkait pemeriksaan mantan aktivis ICW itu tidak membeberkan informasi yang digali terhadap para tersangka.

Untuk diketahui, KPK menetapkan Rommy sebagai tersangka karena diduga menerima suap Rp 300 juta dari Haris dan Muafaq. Duit itu diduga untuk membantu proses pengisian jabatan keduanya.

“Diduga RMY (Romahurmuziy) bersama-sama dengan pihak Kementerian Agama RI menerima suap untuk memengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi di Kemenag,” ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Sabtu (16/3).

Kemenag juga sudah angkat bicara soal dugaan suap pengisian jabatan ini. Namun, kementerian di bawah komando Lukman Hakim itu menyatakan, proses pengisian jabatan dilakukan sesuai dengan prosedur.

Sebelumnya, KPK memang tak berhenti mencari bukti-bukti agar perkara ini bisa menjadi lebih jelas dan terungkap. Sebab, pada Senin (18/3) beberapa lokasi digeledah termasuk ruang menag, ruang sekjen kemenag, dan ruang kepala biro kepegawaian yang dilakukan tim penyidik KPK.

Dari proses itu, uang ratusan juta ditemukan dari ruang menteri agama termasuk dokumen-dokumen, salah satunya berkaitan dengan satu tersangka pemberi suap ke Rommy.

Sementara dari kantor DPP PPP, tim menemukan rekening koran juga dokumen terkait posisi Rommy sebagai Ketum PPP. Kemudian, hasil penggeledahan di kediaman Rommy juga disita laptop. Proses menggeledah dilakukan seharian penuh oleh KPK pada Senin (18/3).

Tak hanya itu, kantor wilayah kemenag Jatim dan kantor wilayah Gresik juga turut digeledah oleh tim lapangan KPK. Adapun, hasil penggeledahan itu telah disita dokumen penting yang dinilai berkaitan dengan perkara ini.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Intan Piliang

Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Dua Tersangka Kelar Diperiksa, Rommy Belum Terlihat di KPK