alexametrics

BPN Tantang Keseriusan Wiranto Jerat Penyebar Hoax dengan UU Terorisme

Termasuk pada Elite di Gerbong Petahana
21 Maret 2019, 17:09:40 WIB

JawaPos.com – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi tidak menyanggah pendapat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto yang menyejajarkan penyebar hoax dengan pelaku aksi terorisme. BPN setuju penyebar hoaks dikenakan pasal dalam UU Terorisme, asalkan penerapannya dilakukan secara adil.

“Harapan kita kalau itu diterapkan silakan saja. Tapi, tentu sekali lagi Pak Wiranto harus perlakukan secara adil,” ujar Andre di Senayan, Jakarta, Kamis (21/3).

Andre sempat mengungkit kasus yang melibatkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj. Ketika itu Said menyebut bahwa kubu Prabowo didukung oleh pendukung khilafah.

Bahkan mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) juga pernah berkata demikian sebelum terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Andre menganggap tudingan tersebut merupakan bagian dari hoax.

“Saya tanya, Pak Wiranto berani nggak menerapkan undang-undang itu kepada pelaku yang saya sebutkan tadi?” kata Andre.

Lebih lanjut, wasekjen Partai Gerindra itu mengingatkan Wiranto agar hukum tidak berat sebelah dalam penerapannya. Sehingga semua aturan yang diberlakukan tidak memicu konflik.

“Sekali lagi jangan hukum tajam ke pendukung Prabowo tapi tumpul ke pendukung Jokowi. Jadi, kalau Wiranto bisa jawab itu, sama (perlakuannya), silakan, monggo laksanakan (wacananya). Tapi, kalau tidak, menggali lubang kubur sendiri,” pungkas Andre.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyikapi serius maraknya penyebaran hoax. Dia bahkan menyamakannya dengan aksi teror karena dampaknya menimbulkan ketakutan pada rakyat.

“Hoax ini meneror masyarakat. Terorisme itu ada yang fisik ada yang nonfisik. Tapi kan (sama namanya) teror karena menimbulkan ketakutan,” ucap Wiranto di Kemenko Polhukam Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (20/3).

Atas dasar itu, mantan Panglima TNI itu membuka peluang dengan menerapkan undang-undang terorisme untuk melawan hoax. “Untuk itu maka kita gunakan Undang-undang Terorisme agar aparat keamanan waspada ini,” tegasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Sabik Aji Taufan

Copy Editor : Fersita Felicia Facette

BPN Tantang Keseriusan Wiranto Jerat Penyebar Hoax dengan UU Terorisme