JawaPos Radar

Imbas Pilkada, Jokowi Bakal Ditinggal PDIP di Pilpres 2019?

21/02/2018, 00:03 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Jokowi dan Rommy
Presiden Joko Widodo saat bersama Ketua Umum PPP Romihurmuziy (Rommy) (istimewa/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Peta politik pemilihan presiden (Pilpres) 2019 masih sangat dinamis. Segala kemungkinan masih dapat terjadi. Bahkan bukan tidak mungkin Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan ditinggalkan oleh PDIP. 

Pengamat politik Hendri Satrio mengatakan, ada kemungkinan PDI Perjuangan tak mengusung Jokowi pada Pilpres  2019. Analisis itu didasari pilihan PDIP dan Joko Widodo yang kerap berseberangan dalam pilkada, termasuk Pemilihan Gubernur Jawa Timur.

“Saya kira tidak tertutup kemungkinan Pemilu 2019 nanti seperti Pilkada Jatim 2018. PDI Perjuangan tak bersama Jokowi," ujar Hendri, Selasa (20/2).

Akademisi Universitas Paramadina itu juga menuturkan, pada Pilgub Jatim terlihat ada perbedaan yang mencolok antara PDIP dengan Jokowi. Diketahui, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut memilih berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengusung Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Sementara itu, di sisi lain, terdapat pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak yang diusung Partai Golkar, Demokrat, NasDem, Hanura dan PPP.  

Hendri melihat Khofifah merupakan orang dekat Joko Widodo. Bahkan, Khofifah merupakan juru bicara Jokowi-Jusuf Kalla pada Pilpres 2014. Selanjutnya, Khofifah juga sempat menjadi menteri sosial. 

Karena itu Hendri meyakini sikap Jokowi sangat menentukan Khofifah untuk maju atau tidak di Pilgub Jatim untuk bertempur melawan Gus Ipul yang dipilih oleh Megawati. 

Hendri yang merupakan Founder Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) itu juga menyodorkan alasan lain. Menurutnya, mantan Wali Kota Surakarta itu belakangan ini terkesan makin mesra dengan Partai Golkar. 

"Saya juga melihat Jokowi sepertinya kini lebih dekat dengan Golkar daripada ke PDI Perjuangan," pungkas Hendri.

(jpg/aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up