JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pemilu 2019

Jadi Kader Gerindra, Komisioner KPU Tangsel Bakal Diberhentikan

21 Januari 2019, 17:00:06 WIB
Jadi Kader Gerindra, Komisioner KPU Tangsel Bakal Diberhentikan
ILUSTRASI KPU. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu meminta KPU Tangerang Selatan untuk melakukan pemecatan terhadap salah satu komisonernya, Ajat Sudrajat. (dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) meminta KPU Tangerang Selatan (KPU Tangsel) untuk melakukan pemecatan terhadap salah satu komisonernya, Ajat Sudrajat.

‎Ketua DKPP, Harjono mengatakan, putusan itu setelah adanya pengaduan Nomor 269/I-P/L/DKPP/2018 tanggal (26/9), dengan registrasi perkara Nomor 251/DKPP-PKE-VII/2018.‎ DKPP memberikan rekomendasi pemecatan terhadap Ajat Sudrajat.

‎"Iya sanksi pemecatan," ujar Harjono kepada JawaPos.com, Senin (21/1).

KPU Tangsel harus segera melakukan pemecatan karena putusan DKPP telah dibacakan pada Rabu 16 Januari 2019 lalu.‎ "Jadi itu kan perintah kita sejak tujuh hari dibacakan," ungkapnya.

Dalam putusannya Harjono mengaku Ajat Sudrajat terbukti melakukan pelanggaran. Karena dia masih tercatat sebagai kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) saat menjadi Komisioner KPU Tangsel.

"Kan tidak boleh partai politik, dan dia juga masih terdaftar sebagai itu, dan dia juga tidak pernah menyampaikan pada saat seleksi. Jadi, sudah tidak ada kejujuran kan?" ungkapnya.

Harjono melanjutkan DKPP hanya memberikan rekomendasi sanksi pemecatan terhadap Ajat Sudrajat. Tidak ada sanksi berupa pidana.

"DKPP enggak akan memberi pidana. Nanti, itu di pengadilan," pungkasnya.

‎Adapun Ajat Sudrajat dilaporkan karena keterlibatannya dalam kepengurusan Partai Gerindra. Perkara pengaduan tersebut dicatatkan Nomor 269/I-P/L/DKPP/2018 tanggal (26/9), dengan registrasi perkara Nomor 251/DKPP-PKE-VII/2018.

Dalam rapat pleno Rabu (2/1), lima anggota DKPP yakni, Ketua DKPP Harjono, serta empat anggotanya yakni Muhammad, Teguh Prasetyo, Alfitra Salam, dan Ida Budhiati, memutuskan rekomendasi pemecatan terhadap Ajat Sudrajat. Putusan itu kemudian dibacakan dalam sidang kode etik terbuka untuk umum pada Rabu (16/1).

Putusan itu sendiri memuat empat poin penting, yakni.

1. Mengabulkan pengaduan pengadu untuk sebagian.
2. Menjatuhkan sanksi Peringatan Keras kepada teradu Ajat Sudrajat selaku anggota KPU Kota Tangerang Selatan sejak Putusan ini dibacakan.
3. Memerintahkan KPU Provinsi Banten untuk melaksanakan putusan ini paling lama 7 (tujuh) hari sejak Putusan ini dibacakan.
4. Memerintahkan Badan Pengawasan Pemilihan Umum Republik Indonesia untuk mengawasi pelaksanaan Putusan ini.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Gunawan Wibisono

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up