alexametrics
Pelantikan Presiden Jokowi

689 Anggota MPR Hadir, Bamsoet Soroti Mega dan SBY

20 Oktober 2019, 17:02:58 WIB

JawaPos.com – Tercatat sebanyak 689 dari 711 anggota MPR yang terdiri dari legislator dan senator menghadiri Sidang Paripurna dengan agenda pelantikan dan wakil presiden. Acara lima tahun sekali yang di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10) itu dipimpin oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet

Menurut Bamsoet, kehadiran jumlah anggota MPR tersebut sudah memenuhi persyaratan sesuai Pasal 66 Peraturan Tata Tertib MPR. Sejumlah tokoh hadir dalam acara sakral ini.

Di antaranya Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri, Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Hadir pula mantan wakil presiden, Hamzah Haz, Boediono dan wakil presiden periode 2014-2019, Jusuf Kalla.

Hadir juga sejumlah pemimpin negara sahabat di antaranya Sultan Brunei Darussalam Hasanah Bolkiah, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad, PM Australia Scott Morrison, dan sejumlah pemimpin negara sahabat lainnya.

Bamsoet kemudian mengetuk palu membuka resmi Sidang Paripurna MPR dengan agenda tunggal pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, Minggu (20/10), pukul 15.40.

Bamsoet mengawali sidang dengan mengajak semua peserta dan undangan untuk mengheningkan cipta, setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Setelah itu Bamsoet mengabsen tokoh-tokoh yang hadir, seperti Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, dan Wapres terpilih KH Ma’ruf Amin. Kemudian, Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri, Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, mantan Wapres Boediono juga Hamzah Haz.

Bamsoet secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Megawati dan SBY yang hadir di pelantikan. “Kami haturkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kehadiran Ibu Megawati dan Pak Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai ibu bangsa dan bapak bangsa di acara pelantikan hari ini. Sungguh kami terharu karena kehadiran ibu dan bapak berdua telah membuat Indonesia hari ini semakin indah,” kata dia.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Prabowo dan Sandi yang telah menerima lapang dada hasil Pilpres 2019.

“Selain itu izinkan kami sampaikan apresiasi dan penghargaan atas ketulusan Pak Prabowo dan Sandiaga Uno yang menerima hasil pemilu dengan jiwa besar. Ada saatnya saatnya kita bertempur, ada saatnya bersati kembali. Kata Pak Prabowo bersatu itu indah, bersatu itu keren,” ucap Bamsoet.

Tidak hanya itu, mantan ketua DPR ini juga memberikan sebuah pantun khusus kepada Prabowo dan Sandiaga Uno. “Dari Teuku Umar ke Kertanegara, dijamu nasi goreng oleh Ibu Mega. Meski Pak Prabowo tidak jadi kepala negara, tetapi masih bisa berkuda dan lapang dada,” ucap Bamsoet.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads