JawaPos Radar

Wahai Kedua Kubu Pengurus Hanura, Simak Pernyataan Ketua KPU ini

20/01/2018, 00:35 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Ketua KPU Arief Budiman
Ketua Komisioner KPU Arief Budiman. (JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan segera menggelar verifikasi faktual bagi semua parpol peserta pemilu. Tak terkecuali Partai Hanura yang saat ini sedang terbelah. 

KPU sebagai penyelenggara pemilu menyatakan, pihaknya tidak ikut campur dalam konflik internal Partai Hanura. Karena, Rencananya, verifikasi faktual mulai dilaksanakan pada Selasa (23/1).

"KPU bekerja dengan prinsip hukum positif. Sepanjang aturannya mengatakan A, maka itulah yang kami pedomani," ujar Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (19/1).

Saat ditanya kepengurusan mana yang nantinya diakui, apakah kubu Oesman Sapta (OSO) atau  kubu Sarifuddin Sudding? Arief menyatakan, KPU akan mengakomodir sesuai kepengurusan yang sebelumnya disertakan Hanura saat mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2019, beberapa waktu lalu.

Meski begitu, KPU tidak menutup pintu begitu saja. Jika kemudian ada perubahan kepengurusan, KPU akan menerimanya. Dengan satu syarat, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

"Sepanjang SK-nya memuat nama ABC, maka itulah yang kami pedomani. Kalau tidak ada surat masuk (terkait perubahan kepengurusan,red) kami tetap menggunakan data yang ada, yang selama ini kami gunakan," ucapnya.

Diketahui, kubu OSO mengklaim telah mengantongi SK dari Kemenkumham terkait perubahan kepengurusan. SK atas nama Oesman Sapta Odang sebagai ketua umum dan Harry Lontung Siregar sebagai Sekretaris Jenderal. SK yang dikeluarkan Kemenhunkam pada Rabu (17/1) kemarin.

Sementara kubu Sarifuddin Sudding yang diketuai oleh Daryatmo, baru mendaftarkan kepengurusan yang baru ke Kemenkumham pada Jumat sore sekitar Pukul 15.14 WIB. 

Kepengurusan yang didaftarkan itu diklaim hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Kantor DPP Hanura, Jakarta, Kamis (18/1) kemarin.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up