alexametrics

PKS Senang Partai Pimpinan Tommy Soeharto Tetap Menjadi Oposisi

19 November 2019, 21:45:58 WIB

JawaPos.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapat tamu istimewa yakni Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) bersama jajaran elite lainnya. Dalam pertemuan tersebut, Tommy mengatakan membahas mengenai kerja sama dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 2020 nanti. Sehingga bisa bersama-sama mengusung calon yang sama.

“Tentunya antara PKS dan Berkarya adalah kerja sama pilkada, jadi bisa kita sinergikan, dan kita kerja sama erat di antara kedua partai,”‎ ujar Tommy Soeharto di Kantor PKS Jalan TB Simatupang, Jakarta, Selasa (19/11).

Putra dari Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, juga akan mendukung segala kebijakan dari pemerintah yang orientasinya demi kebaikan rakyat Indonesia. Sehingga pembahasan mengenai kebijakan pemerintah turut dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Kami akan selalu berpihak pada rakyat. Apa kebijakan yang baik untuk rakyat, kami akan dukung. Itu yang kami akan lakukan pada kesempatan ke depan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso mengatakan ingin bersama PKS menjadi oposisi. Sehingga Partai Berkarya dan PKS bisa bersama dalam mengawasi jalannya pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.

‎”Kami tidak ingin biarkan PKS sendirian dalam situasi perpolitikan yang sekarang ini. Kami tidak boleh membiarkan demokrasi kita ambruk hanya karena banyak orang berduyun-duyun menuju kekuasaan,” tegas Priyo Budi Santoso.

Bagi Berkarya, pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin perlu diawasi oleh oposisi. Sehingga dalam mengelola negara tidak salah langkah ke depannya. Hal ini juga menciptakan iklim demokrasi yang baik di Indonesia.

“Jangan biarkan pemerintah sendirian, sehingga kemudian salah arah,” katanya.

Sementara itu, Presiden PKS Sohibul Iman merasa senang karena Partai Berkarya tetap teguh menjadi oposisi. Sehingga PKS dan berkarya bisa bersama-sama mengawasi jalannya pemerintah. “Menjadi kelompok penekan untuk menguatkan pihak pemerintahan, itu yang kami butuhkan,” kata Sohibul.

Meski Berkarya tidak memiliki suara di parlemen, namun kontribusinya untuk mengawasi pemerintah supaya tidak salah langkah sangat diperlukan. Sebab hal ini baik untuk pemerintah supaya dalam setiap programnya berpihak kepada rakyat. “Dari sisi pembentukan opini dan pressure kepada pemerintah sangat bermanfaat,” pungkas Sohibul.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads