alexametrics
Buntut Penolakan Perda Syariah

Sis Grace: Beliau Punya Nomor Telepon Saya loh

19 November 2018, 16:34:14 WIB

JawaPos.com – Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) melalui kuasa hukumnya Eggi Sudjana resmi mempolisikan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie atas dugaan penistaan agama. Kasusnya mencuat lantaran partai pendukung Jokowi-Ma’ruf itu menentang Peraturan Daerah (Perda) Syariah dan Injil.

Terkait itu, Grace mengaku belum ada rencana untuk melaporkan balik Eggi ke Polisi. “Sejauh ini belum (ada rencana lapor balik, Red). Kita masih menunggu juga bagaimana kelanjutan dari laporan tersebut,” ujar Grace di Kantor Komnas Perempuan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/11).

Grace menuturkan, pihaknya saat ini masih menunggu proses hukum yang berjalan. Selain itu, dari penelusurannya, laporan tersebut tengah ditelaah oleh penyidik Bareskrim Polri. 

“Kami sudah berkomunikasi juga dengan pihak Bareskrim, jadi mereka pun sedang menelaah, kita ikuti saja prosesnya,” imbuhnya.

Di sisi lain, Grace mengaku masih berharap Eggi mau duduk bersama dirinya terkait penolakan Perda Syariah ini. Namun, hingga saat ini komunikasi itu terjalin.

“Belum nih (komunikasi dengan Eggi, Red). Padahal beliau (Eggi, Red) punya nomor telepon saya loh,” pungkasnya.

Diketahui, Pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie di ICE BSD, Tangerang, pada 11 November 2018 lalu berujung laporan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Dia dipolisikan Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) karena diduga melakukan penistaan agama.

Adapun dalam pidatonya, Grace menyatakan bahwa PSI tidak akan pernah mendukung peraturan daerah (Perda) yang berlandaskan agama. Seperti Perda Syariah dan Perda Injil demi mencegah terjadinya ketidakadilan, diskriminasi, dan seluruh tindakan intoleransi di Indonesia.

Pernyataan Grace tersebut dinilai menista agama karena bertentangan dengan sejumlah ayat yang tertuang di dalam kitab suci Alquran. Diantaranya surat An Nisa ayat 135, surat Al Maidah ayat 8, Surat Al Kafirun.

“Statement itu sudah masuk unsur ungkapan rasa permusuhan, juga masuk ujaran kebencian kepada agama,” ujar Sekretaris Jenderal PPMI Zulkhair di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta, Jumat (16/11).

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : (sat/JPC)


Close Ads
Sis Grace: Beliau Punya Nomor Telepon Saya loh