JawaPos Radar | Iklan Jitu

Alasan Demokrat Kenapa SBY dan AHY Baru Turun pada Maret untuk Prabowo

19 November 2018, 14:29:09 WIB | Editor: Ilham Safutra
Alasan Demokrat Kenapa SBY dan AHY Baru Turun pada Maret untuk Prabowo
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama istri dan kader partai. SBY akan turun tangan untuk Prabowo-Sandi pada Maret 2019 mendatang. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Pihak Partai Demokrat menyatakan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) baru turun gunung pada Maret 2019 untuk kepentingan Pilpres 2019. Keterlibatan dua tokoh sentral di partai berwarna biru tersebut untuk memenangkan pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Wasekjen Partai Demokrat Rachlan Nashidik mengatakan, alasan SBY baru turun pada Maret 2019 karena saat ini pihaknya sedang fokus untuk penguatan pemilihan legislatif (pileg) di Pemilu 2019. Sementara untuk Maret, bulan itu dianggap cukup ideal.

"Karena saat ini kami sedang fokus memperjuangkan kader kami untuk memenangi Pileg," ujar Rachlan saat dihubungi, Senin (19/11).

Alasan Demokrat Kenapa SBY dan AHY Baru Turun pada Maret untuk Prabowo
Capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Issak Ramdhani/JawaPos.com)

Rachlan menyebut, untuk memenangkan Prabowo-Sandi pada Maret mendatang, Partai Demokrat tidak hanya mengandalkan SBY, tapi juga mengerahkan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Upaya melibatkan AHY bagian dari komitmen Partai Demokrat total menjadi bagian dari Koalisi Adil dan Makmur.

"Karena komitmen itu perlu dihargai dan dipenuhi oleh masing-masing pihak. Itulah dasar yang membuat Pak SBY dan AHY akan turun kampanye," katanya.

‎Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hemanto mengatakan, pihaknya masih memegang komitmen yang sama dengan apa yang telah diputuskan untuk mendukung paslon nomor urut 02. Sementara terkait turunnya SBY membantu pemenangan masih menunggu waktu yang tepat, yakni Maret 2019.

Sebab, SBY kini tengah sibuk untuk menguatkan elektabilitas partai Demokrat dalam guna menghadapi Pileg 2019 mendatang. Dengan cara berpolitik presiden dua periode itu, kata Agus, kepentingan pilpres maupun pileg akan dapat terakomodasi di pemilu mendatang.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up