alexametrics

Soal Bantuan Rumah Korban Trisakti, Adian Ceritakan Kronologinya

19 Mei 2022, 19:06:42 WIB

JawaPos.com – Niat baik Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan bantuan empat unit rumah kepada keluarga korban Trisakti menuai sejumlah polemik.

Seperti disampaikan oleh Kontras, Rivanlee yang mengatakan, pemberian rumah dan bantuan modal untuk keluarga korban Trisakti menjadi jualan politik, atau pernyataan Haris Azhar yang menyebut hal itu sebagai Sparing Action menuju 2024.

Menjawab tudingan itu, pentolan Aktivis 98 yang juga Anggota DPR RI Adian Napitupulu mengatakan, penyerahan bantuan rumah dan bantuan modal usaha kepada keluarga korban Trisakti tidak diberikan tiba-tiba, tetapi melewati perjuangan bersama para aktivis 98, sebagaimana dijanjikan oleh Presiden Joko Widodo di tahun 2018.

“Awal cerita, bermula dari tahun 2018 saat pembicaraan dengan Presiden di hotel Salak, kota Bogor 4 tahun lalu. Saya mengulang kembali pembicaraan Presiden Jokowi dengan beberapa aktivis 98 terkait Rumah untuk keluarga mahasiswa korban Trisakti. Presiden setuju lalu meminta saya mengkoordinasikan hal itu dengan Mensesneg,” kata Adian Napitupulu lewat pesan tertulisnya, Kamis (19/5).

“Perlu di catat dan di garis bawahi bahwa Rumah tersebut tidak diberikan tiba-tiba tapi diperjuangkan bersama kawan kawan korban sesama aktivis 98 sejak 4 tahun yang lalu,” tambahnya.

Politikus PDIP itu menegaskan, jika pemberian bantuan empat unit rumah kepada keluarga korban Trisakti dari Erick Thohir dan bantuan modal dari Agus Guniwang adalah kesalahan, maka limpahkan kesalahan tersebut kepada Aktivis 98 yang sudah memperjuangkan hal tersebut sejak 4 tahun lalu.

Editor : Dimas Ryandi

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads