JawaPos Radar

Adik Prabowo: Itu Fitnah dari Lawan Politik Kami

19/05/2018, 08:30 WIB | Editor: Imam Solehudin
Revisi UU Terorisme
Wakil Ketua Umum Gerindra, Hashim Djojohadikusumo berang dengan tudingan bahwa partainya mendukung teroris. Anggapan itu muncul setelah Gerindra dituding memperlambang revisi UU Terorisme (Dok.JawaPos)
Share this

JawaPos.com - Partai Gerindra gerah dituding sebagai pendukung teroris. Tuduhan itu terkait anggapan memperlambat pengesahan RUU Anti Terorisme.

Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra, Hashim Djojohadikusumo menyebut hal itu sebagai fitnah kepada partainya.

"Ini adalah fitnah yang murahan dari lawan politik kami," kata Hashim ketika memberikan keterangan pers di Ruang Fraksi Gerindra di DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (18/5), dilansir RMOl (Jawa Pos Grup).

Hashim menekankan lagi bahwa justru Pemerintah yang diwakili Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, sebagai aktor di balik lambannya pembahasan RUU Anti Terorisme.

Karena itu, sangat keliru bila Gerindra disalahkan menyangkut aksi terorisme yang semakin masif belakangan ini.

Dia mengingatkan, pembahasan RUU bukan hanya melibatkan DPR. Tidak pantas, kata dia, jika Gerindra dianggap bertanggung jawab hanya karena Ketua Pansus RUU Anti Terorisme berasal dari fraksinya.

"Menkumham itu dari partai mana? Partai PDIP. Bukan dari Gerindra atau dari mana," ucap adik dari Prabowo Subianto itu.

Wakil Ketua DPR RI dari Gerindra, Fadli Zon, sebelumnya sudah berkali-kali membantah tuduhan bahwa lembaga pimpinannya, sebagai faktor penghambat revisi UU Anti Terorisme.

Dia katakan, sebuah UU hanya bisa dibahas atau dibuat oleh dua belah pihak, yaitu DPR bersama pemerintah. Selama pembahasan revisi UU Anti Terorisme, setidaknya 15 kali pemerintah meminta penundaan pengesahan.

"Dan yang terakhir dalam masa sidang lalu. Kami sebetulnya sudah siap untuk mengetok UU Anti Terorisme ini, tetapi sekali lagi pemerintah yang meminta penundaan satu bulan sehingga melampaui masa reses sekarang ini. Itu ada surat-suratnya semua," ungkap Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.

(mam/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up