alexametrics

Suara PPP Anjlok, Suharso Ngaku Partainya Seperti Diadili Pendukung Prabowo

19 April 2019, 11:30:39 WIB

JawaPos.com – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Manoarfa merasa kaget dengan anjloknya suara partai di pemilu 2019. Bahkan di wilayah basis partai Islam itu juga menurun drastis.

“Memang mengejutkan. Kita dihabisin di daerah lumbung suara kita. saya enggak tahu apa yang kita alami di lumbung suara kita,” ujar Suharso di Restaurant Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4).

Wilayah lumbung suara yang dimaksud Suharso yakni seperti di Jawa Barat wilayah timur, mulai dari Tasikmalaya, hingga Garut. Kemudian DKI Jakarta, dan Banten.

Namun, Suharso tidak memungkiri jika wilayah basis pemilih tradisionalnya memang berada di daerah yang mendukung pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Sedangkan PPP berada di koalisi 01. Sehingga secara tidak langsung berpengaruh kepada suara partai.

“Banyak di lumbung suara kami itu (pemilih) 02. Mungkin kita diadili lah oleh mereka (pendukung Prabowo-Sandi),” jelasnya.

Selain itu, ditangkapnya mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy pun dianggap memiliki andil menurunnya suara partai. Kasus itu menjadi jalan masuk masyarakat memberikan penilaian kepada partai.

Karena itu, menurut Suharso, PPP saat ini belum bisa banyak membuat rencana untuk memperbaiki situasi ini. Partai masih menunggu hasil rekapitulasi resmi dari KPU terlebih dahulu.

“Saya tidak bisa mengatakan apa yang akan kita lakukan karena suara belum masuk semua kan,” pungkasnya.

Meski begitu, Suharso membantah jika suara PPP beririsan dengan PKB. Menurutnya dua partai itu memiliki pemilih tradisional yang berbeda.

Diketahui hasil quick count pemilu 2019 dari sejumlah lembaga survei menyatakan PPP sudah lolos ambang batas parlemen.
Seperti hasil yang dirilis Poltracking Indonesia PPP memperoleh 4,48 persen, Charta Politika 4,82 persen, LSI Denny JA 4,34 persen. Namun angka itu terbilang anjlok jika dibandingkan dengan perolehan pemilu 2014. Di mana menurut hirung resmi KPU, PPP memperoleh 6,53 persen suara.

Editor : Dimas Ryandi



Close Ads