JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kasus Perusakan Baliho Demokrat

Tanggapi Pernyataan Wiranto, Hinca: Apa Adanya Aja, Kita Bongkar!

18 Desember 2018, 23:34:05 WIB
Hinca Pandjaitan
Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan saat memberikan keterangan pers terkait kasus perusakan baliho partainya di Pekanbaru, Riau. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Aksi perusakan baliho dan sejumlah atribut kampanye Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau masih terus dipersoalkan oleh partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bahkan mereka juga menyoroti pernyataan Menko Polhukam Wiranto yang meminta agar masalah ini tak dibesar-besarkan.

Pada Selasa (18/12) malam, tepatnya usai menggelar rapat darurat di kediaman SBY di Kuningan, Jakarta, Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan mengungkapkan keberatannya atas pernyataan Wiranto. Dia memastikan, perusakan atribut kampanye bukanlah masalah kecil.

"Menko Polhukam meminta kasus Riau tidak dibesar-besarkan. Ini bukan soal dibesar-besarkan memang kasus ini besar dan serius. Jadi jangan dikecil-kecilkan. Apa adanya aja, kita bongkar," kata Hinca di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Selasa (18/12).

Menurut Hinca, persoalan ini telah masuk ke dalam kasus kejahatan demokrasi. Ia juga memastikan bahwa pihaknya tak bermaksud untuk menganggu demokrasi sebagaimana diungkapkan oleh Wiranto.

"Justru kami minta dibuka supaya tidak mengganggu pemilu dan demokrasi. Ini (Wiranto) terbalik-balik ini," tuturnya.

Atas dasar itu, Hinca juga menjelaskan, partainya justru berharap negara, pemerintah, dan penegak hukum harus jujur dan bersedia mengungkap kasus tersebut secara tuntas. Khususnya untuk mengungkap ihwal master mind dan inisiator dalam kasus ini.

"Dalam waktu dekat, Polda Riau diharapkan dapat menuntaskan proses hukum hingga ke tingkat pelaku yang menyuruh dan yang membantu melakukan dalam waktu 14 hari. Kita ingin hal seperti ini tidak terjadi lagi, kalau tidak pemilu bisa kacau," pungkasnya.

Editor           : Dimas Ryandi
Reporter      : (ce1/aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini