alexametrics

Elite PDIP Sebut Ide Titiek Tak Sejalan dengan Semangat Reformasi

18 November 2018, 05:21:24 WIB

JawaPos.com – Romantisme era Orde Baru menjadi salah satu kampanye andalan Partai Berkarya. Yang menarik, Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto ingin mengembalikan masa keemasan Indonesia seperti Orde Baru.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ahmad Basarah mengaku menghargai program yang digagas oleh partai yang dipimpin Tommy Soeharto ini.

“Karena setiap partai politik punya visi misi, kalau Partai Berkarya ingin mengartikulasikan kembali pemikiran-pemikran Pak Harto sebagai perjuangan politiknya adalah haknya,” ujar Basarah saat ditemui di Meseum Nasional, Jalan Medan Merdeka, Sabtu (17/11).

Namun demikian, Wakil Ketua MPR ini mengatakan reformasi berjalan sampai saat ini adalah antitesa dari kritik terhadap 32 tahun Soeharto berkuasa.

“Pak Harto kala itu yang menjalankan prinsip-prinsip kekuasan dengan cara otoriter,” katanya.

Oleh sebab itu apabila Partai Berkarya ingin mewujudkan era Orde Baru, maka sangat bertentangan dengan semangat reformasi yang dahulu diperjuangkan banyak pihak.

Basarah menjelaskan, di samping itu Soeharto dalam mengakhiri jabatannya sebagai kepala negara juga tidak sampai tuntas. Hal itu karena ada kekecewaan dari banyak pihak dengan pemerintahan yang dipimpinnya.

Misalnya maraknya korupsi. Keluarlah TAP MPR nomor 11 tahun 1998 tentang Penyelenggaran Pemerintah yang Bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Sehingga tentu itu menjadi satu hal yang saya kira perlu pertimbangkan kembali (ketika ingin menjadikan Indonesia seperti era Orde Baru),” pungkasnya.

Editor : Imam Solehudin

Reporter : (gwn/JPC)


Close Ads
Elite PDIP Sebut Ide Titiek Tak Sejalan dengan Semangat Reformasi